Warga Berharap Truk TBS Sawit Tanpa Jaring Pengaman Yang Melintasi Jalan Lintas Pangkatan Ditertibkan

Warga Berharap Truk TBS Sawit Tanpa Jaring Pengaman Yang Melintasi Jalan Lintas Pangkatan Ditertibkan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LABUHANBATU – Warga pengguna jalan lintas Provinsi sepanjang jalan lintas Negerilama – Aek Nabara,Kabupaten Labuhanbatu,Sumatera Utara berharap kepada pihak berwewenang setempat agar menertibkan truk-truk pengakut muatan tandan buah segar,(TBS ) kelapa sawit yang tidak menggunakan jaring pengaman saat melintas.

Karna jalan raya sebagai jalan lintas provinsi tepatnya jalan lintas Negerilama – Aek Nabara tersebut yang dilalui mobil – mobil truk bermuatan TBS kelapa sawit tersebut kondisinya saat ini banyak lobang-lobang dan ada yang rusak berat dan juga padat dilalui kendaraan lain dan kenderaan roda dua.

Pengamatan METRORAKYAT.COM, di jalan lintas Pangkatan mobil – mobil truk bermuatan TBS kelapa sawit tanpa jaring pengaman yang melintasi jalan provinsi tersebut mencapai puluhan unit dipagi hari pada saat dijam-jam padat pengerendara roda dua,Kamis,(4/4/2024)

Sejumlah warga yang dimintai tanggapannya terkait kondisi tersebut mengatakan, bebasnya truk – truk bermuatan TBS kepala sawit tanpa menggunakan jaring pengaman tujuan PKS,(Pabrik Kelapa Sawit) yang di jalur lintas kecamatan Pangkatan yang kondisi jalan banyak lobang dan ada yang rusak berat dapat membahayakan bagi pengguna jalan dan diduga para pengemudi truk pengangkut sawit itu, sepertinya tidak peduli dengan keselamatan pengguna jalan.

Tentu ini sangat membahayakan bagi warga pengguna jalan, karena sewaktu-waktu buah kelapa sawit bisa terjatuh dari truk dan dapat mencelakai pengguna jalan lainnya,karna kondisi jalan rusak cetus inisial RJL warga Pangkatan.

Lebih lanjut dikatakannya, truk bermuatan kelapa sawit tanpa jaring pengaman di jalan provinsi menghubungkan Negerilama, Pangkatan dan Aek Nabara itu menjadi hal yang biasa.Para pengemudi atau pengusaha angkutan diduga sepertinya tidak peduli atau tidak menyadari akibat keteledorannya dapat membahayakan bagi warga pengguna jalan.

Hal tersebut juga terlihat disalah satu komentar Akun Media sosial Facebook Grup info PERWABiH Labuhanbatu yang mengomentari Berita berjudul”Warga MengeluhKan Mobil Dump Truk PT.Perkebunan RSK Grup Asian Agri Yang Bebas Melintas Tanpa Jaring Pengaman Di Jalan Propinsi” yang dibagikan dinding Akun tersebut dengan menuliskan komentarnya.
Semua truck lah bos bukan punya PT aja seolah2 ada sesuatu dengan PT saja kalau untuk jalan raya ya semua truck2 perorangan banyak yg tak pakai jaring dah gitu petaan nya petak kuburan 10 ton lebih muatan nya itu yang lebih membahayakan.(MR/PS)

Metro Rakyat News