oleh

Milyaran Rupiah Belanja Kerjasama Satu Pintu Diskominfo Tubaba Terindikasi Sarat Masalah

METRORAKYAT.COM, TUBABA – Sekitar 8,6 Milyaran Rupiah Belanja Kerjasama Satu Pintu Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Tahun 2021 diduga kuat sarat bermasalah.

Pasalnya, Belanja Publikasi Advetorial untuk Media Online di tetapkan untuk satu Tahun Anggaran, akan tetapi, penetapan Harga Satuan sebagaimana dimaksud diduga tidak jelas di karenakan penetapan besaran pagu untuk satu tahun anggaran di tetapkan dengan Harga yang berbeda meskipun dengan belanja yang sama.

Sementara, Dasar penetapan dari pagu anggaran sebagaimana dimaksud diduga kuat tidak jelas di karenakan Peraturan Bupati Tulang Bawang Barat, No 26 tahun 2021 tentang tata cara kerjasama media massa di undangkan pada bulan Maret, Sehingga Verifikasi berkas yang di lakukan oleh pihak Dinas Kominfo Tubaba diduga kuat Bermasalah.

Hal itu semakin di perkuat dengan adanya Pencairan oleh Dinas Kominfo, akan tetapi hingga saat ini Pihak Diskominfo belum mengeluarkan Surat Pesanan (Orderan) bahkan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) Belanja Satu Pintu Diskominfo Tubaba. Hal inj diduga Kuat Merupakan Akal- Akalan.

Bahkan Setiap Proses Pencairan Kabiro media diminta untuk membawa Materai sehingga memperkuat dugaan adanya Permainan.

Sementara, SPK yang merupakan perjanjian kontrak Kerja Satu Tahun Anggaran tersebut hingga saat ini hanya dimiliki diskominfo Tubaba. Sehingga Kontrak Kerjasama sebagaimana dimaksud diduga Kontrak sepihak tanpa melibatkan kedua belah pihak.

Hal tersebut menuai keluhan beberapa Kabiro Media Online Kabupaten setempat, menurut beberapa Kabiro Media Online, mengaku bahwa hingga saat ini belum ada pesanan (Orderan) dari Diskominfo Tubaba, Anehnya, Diskominfo Tubaba sudah melakukan pencarian.

“Selama ini belum ada pesanan, kami kurang paham yang jelas sudah pencairan cuma berapa nilai untuk satu tahun anggaran kami tidak tahu “ucap Heri salah satu Kabiro media online, Rabu (24/11).

Senada disampaikan Remi, menurutnya penetapan pagu anggaran yang di tetapkan oleh Dinas Kominfo Bervariasi. Bahkan Anehnya, saat pencairan mereka diminta untuk membawa Materai masing-masing.

“Ya benar, cuma kalau untuk nominal pencairan ADV itu ga ada yang sama, Ada yang cairan 3 Adv, ada yang 4 ga sama. Pas waktu Pencairan kita diminta untuk membawa Materai sendiri,” keluh Remi

Eri Budi Santoso. Kepala Dinas Kominfo Tubaba Hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan, untuk dikonfirmasi  melalui WhatsApp pribadinya terkait hal tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, Eri belum memberikan tanggapan,”(MR/Remi)

Breaking News