Ditagih Biaya Iklan, Bendahara Dinas PUPR Karimun Blokir Nomor Kontak Wartawan
METRORAKYAT.COM, KARUMUN – Moment pelantikan bupati/wakil bupati Karimun H DR Aunur Rafiq MSi dan H Anwar Hasyim MSi 26 April 2021 di Tanjung Pinang, turut mengundang kesediaan para pimpinan OPD di Kabupaten Karimun untuk turut mengirimkan doa ucapan selamat, kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih tersebut, lewat pengiriman papan bunga yang dibentang disekitar rumah dinas Bupati.
Selain papan bunga, sebahagian Kepala Dinas juga turut memesan iklan ucapan selamat, dibeberapa media online yang ada ditanjung balai karimun, seperti Kepala Dinas PUPR M Zulfan, yang turut juga merestui untuk pengadaan iklan ucapan selamat kepada bapak Bupati, dan Wakil Bupati Karimun (26/04/2021).
Tiga minggu setelah pelantikan, Kepala Dinas PUPR Karimun M Zulfan, lewat Bendahara PUPR Toni, mengatakan kepada metrorakyat.com karimun, bahwa pihak PUPR tidak akan melakukan pembayaran iklan Rp 1.000.000 dikarenakan tidak ada permintaan ataupun reques kepada metrorakyat.com karimun, oleh dinas PUPR
Menanggapi respon dari kepala dinas PUPR Kab Karimun,M Zulfan lewat Bendahara Dinas, yang seakan menduga metrorakyat.com muat iklan tanpa konfirmasi, Lamhot JF Naibaho SPd sebagai kepala biro metrorakyat Tanjung Balai Karimun, langsung menghubungi bendahara, untuk klarifikasi adanya dugaan konfirmasi sepihak terkait naiknya iklan ucapan selamat pelantikan bupati dan wakil bupati karimun, pada 26 April 2021. “Namun bendahara dinas PUPR mengaku, kepala dinas PUPR belum ada memerintahkan bendahara untuk melakukan pembayaran,” ujarnya.
Dari pantauan metrorakyat.com, kepala dinas PUPR Karimun M Zulfan, seakan tidak tahu menahu tentang adanya pemasangan iklan ucapan selamat kepada bupati dan wakil bupati Karimun sekalipun pihak metrorakyat.com telah mendapat restu dari kepala dinas tersebut, namun kepala dinas dan bendahara dinas terkait terkesan kucing kucingan dalam penagihan dana iklan yang nominalnya Rp 1.000.000.
Salah seorang pegawai di dinas PUPR Karimun yang namanya minta dirahasiakan, ketika dikonfirmasi Selasa (18/05) lewat pesan whaatshap mengatakan tidak ikut campur.
“Kami tidak berani ikut campur bang, nanti kami akan coba sampaikan kepada pak toni (bendahara-red),” ujarnya.
Dalam waktu yang berbeda, metrorakyat.com juga mencoba konfirmasi lewat telepon, terhadap Bupati Karimun H DR Aunur Rafiq, terkait hal tersebut, namun Bupati ada kegiatan di rumah dinas bupati.
Sampai berita ini dimuat, dinas PUPR Karimun belum juga memberikan jawaban terkait pembayaran iklan tersebut. (MR/Sindar)
