Kadis Pendidikan Hadiri Acara Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Musholla SMKN 10 Medan
MetroRakyat.com | MEDAN – Setelah sekian lama ditunggu dan dinanti, akhirnya gedung Mushollah Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Negeri 10 yang beralamat dijalan Teuku Cit Ditiro No.57 Medan akhirnya dimulai pembangunannya. Rabu(3/8/2016).

Gedung mushollah yang memiliki luas 5×10 meter dengan tinggi 4 meter diperkirakan akan menghabiskan biaya sebesar Rp.171.349.000. Dengan sumber dana dari sumbangan para dermawan yang sifatnya tidak mengikat terdiri dari para mantan murid SMKN 10 Medan yang telah berhasil, para orangtua murid, pengusaha dan masyarakat yang peduli terhadap SMKN 10 Medan.
Kepala Sekolah SMKN 10 Medan, Roberth A Lesbatta dengan penuh haru didepan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs.H.Marasutan Siregar, para kepala sekolah SMKN sekota Medan, ibu-ibu mantan kepala sekolah yang telah pensiun dari SMKN 10 Medan, bapak ibu pengurus komite SMKN 10, dan para tamu undangan beserta seluruh murid yang hadir pada acara peletakan batu pertama pembangunan mushollah SMKN 10 Medan yang diberi nama Mushollah Al-Ihsan SMKN 10 Medan mengatakan bahwa sejak lama sekolah milik Pemko Medan tersebut telah mendambakan keberadaan Mushollah disekolah tersebut.
“Sudah lama keberadaan mushollah ini dinantikan oleh seluruh warga di SMKN 10 Medan ini. Saya sangat terharu, meskipun lambat namun sekolah ini telah mampu memiliki musholah yang diberinama Al-Ihsan. Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kadis Pendidikan Kota Medan, atas dukungannya juga pembangunan Musholah ini dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan kebetulan juga dimana acara peletakan pembangunan mushollah SMKN 10 Medan ini bertepatan dengan mendekati hari kemerdekaan Republik Indonesia.” Ujar Roberth.
Meskipun dana yang diperlukan untuk pembangunan mushollah tersebut belum dapat terkumpul seluruhnya, namun dia dan seluruh guru yang ada di SMKN 10 Medan sangat yakin kekurangan dana tersebut akan segera terkumpul.
Kadis Pendidikan Kota Medan, Marasutan Siregar pada kata arahannya pada acara tersebut mengatakan sangat mendukung dan menyambut baik keberadaan gedung mushollah di SMKN 10 Medan karena menurutnya Pendidikan akan dapat terwujud dengan baik jika ahlak dan perilaku sejalan dengan pengetahuan Agama yang diajarkan kepada para anak didik.
“Membangun pendidikan harus dimulai dengan mengajarkan pendidikan utama yaitu Agama sedini mungkin sehingga akan tercipta anak didik yang berahlak dan berbudipekerti yang baik, jujur, bertanggung jawab dan berkarakter. Pendidikan untuk semua, semua untuk pendidkan, itulah yang harus dapat kita bangun didunia pendidikan saat ini. SMKN 10 harus dapat dirasakan kehadirannya ditengah-tengah masyarakat, harus dapat menjadi contoh dan teladan bagi pendidikan dikota medan.
Pembangunan pendidikan di Kota Medan harus mampu memiliki karakter sesuai dengan tujuan bangsa.
Saya berterimakasih kepada kepala SMKN 10 yang telah menambahkan satu programnya yaitu pembangunan Musholah. Disini hadir juga seluruh Kepala sekolah SMKN se Kota Medan dan para mantan guru SMKN 10 yang telah pensiun. Jadi kepada SMKN 10 Medan tidak usah khawatir mengenai arsiteknya karena kita sudah lengkap seluruhnya untuk pembangunan mushollah tersebut. Karena kita untuk semua, semua untuk kita. Saran saya agar pembangunan jangan terjadi bongkar pasang pada saat pembangunannya. Ini adalah membangun prestasi. Lebih sulit mengisi Mushollah dari pada membangun Musohllah.” Terang Marasutan.
Lebih lanjut ditambahkan Marasutan lagi, agar bagaimana supaya pendidikan ini dapat memiliki karakter yang akan menjadi idola Bangsa. Maka diperlukanlah adanya keseimbangan.
“Makanya dapat terbentuk slogan “SMK bisa”. Kalau memang kita mampu semua pasti bisa.” Ucap Marasutan dengan penuh semangat.
Amatan wartawan www.metrorakyat.com dilokasi, acara dimulai dengan mengucapkan doa yang dipimpin oleh pemuka Agama setempat, selanjutnya mendengarkan pidato kata sambutan dari Ketua panitia acara, Drs.Marjono Bangun,MM, dan dari Ketua Panitia Pembangunan Mushollah, Drs.Kuswadi. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Mushollah Al-Ihsan SMKN 10 Medan oleh Kadis Pendidikan Kota Medan, para Kepala Sekolah SMKN se Kota Medan, Kabid Menjur Dinas Pendidikan Medan, dan seluruh tamu undangan. Acara selanjutnya dilanjutkan dengan hiburan tari-tarian dan diikuti dengan acara makan bersama diruangan SMKN 10 Medan.(red)
