oleh

Edan, Oknum Polisi Terekam Kamera Pengintai Memukul dan Menendang Operator Bloody Net Di Medan.

MetroRakyat.com  I  MEDAN —  Disaat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Pol. Tito Karnavian akan mereformasi di tubuh Polri, di Medan peristiwa memilukan dan memalukan bagi oknum Polri yang diduga melakukan pemukulan terhadap Operator Net bernama Muhammad Syahrizan, di Bloody Net yang beralamat di jalan Raya Menteng, Medan, Rabu (3 Agustus 2016) sekira pukul 07.20 wib. Rekan sekerja Syahrizan, Dion Alexa Purba mengatakan bahwa saat ini (red.berita ini ditulis) Syahrizan  telah melakukan visum guna pelaporan lebih lanjut ke Propam Polresta Medan. “Saya saja terkejut bang, bagaimana peristiwa tersebut terjadi. Tadi pagi kata Syahrizan  ada 2 orang polisi yang melakukan razia anak sekolah akibat bolos, dan tiba-tiba ntah karena apa, polisi yang namanya JM.Siregar memukuli dan menendang teman kita Syahrizan”, ungkap Dion kepada MetroRakyat.com.

Sementara Closed Circuit Television atau CCTV yang berada disudut warung internet Bloody, terlihat jelas bahwa oknum polisi menanyai pelajar yang asyik berselancar didunia maya itu. Pada rekaman itu, salah seorang polisi bernama JM Siregar memukuli sang operator net yang tak lain Syahrizan, dan satu lagi oknum polisi melerai rekannya untuk berhenti memukuli korban. 

Kepala Polisi Resort Kota Medan, Kombespol. Mardiaz Kusin Dwihananto saat dihubungi mengatakan agar menyarankan Fauzan melaporkannya ke Polresta secepatnya. Sampai berita ini diturunkan, MetroRakyat.com masih mencoba mengklarifikasi Kapolsek Medan Area  Kompol M Arifin, diduga pelaku pemukulan yakni JM.Siregar adalah personil kepolisian di sektor Medan Area, ungkap narasumber yang meminta namanya tidak disebutkan. (MR/Team).