DPRD Medan Minta Kadis Pendidikan Kota Tindak Kepala Sekolah Nakal

DPRD Medan Minta Kadis Pendidikan Kota Tindak Kepala Sekolah Nakal
Bagikan

MetroRakyat | MEDAN – Pengumuman siswa baru telah usai, dan seluruh sekolah dari tingkat dasar, tingkat pertama dan tingkat menengah baik negeri dan swasta  sudah dua Minggu melakukan aktifitas belajar di sekolah. Namun diduga sekolah SMP dan SMA negeri dikabarkankan  masih melakukan penerimaan murid baru yang dididuga tidak resmi masih berlanjut dibeberapa sekolah negeri di kota Medan.

20151215144325-1-1

Indikasi praktek-praktek nakal kepala sekolah ini yang konon kabarnya masih melalukan pungutan disekolah dan masih menerima murid baru yang seharusnya tidak diperbolehkan lagi. Hal ini menjadi sorotan anggota DPRD Kota Medan.

Seperti halnya komentar yang dilontarkan oleh Ketua Komisi A Roby Barus mengatakan bahwa saat ini dunia pendidikan di Kota Medan sudah tercoreng akibat ulah oknum Kepala Sekolah yang hanya bermental proyek. Kita lihat “Standar masuk Sekolah-sekolah negeri , penerimaannya saja tidak jelas, Buktinya NEM yang rendah saja ada yang masuk, yang jelasnya kita buat Pansus lagi. Ujar Roby Barus dengan lantang,

Senada dengan Roby Barus, Paul Mei Anton Simanjuntak menegaskan “hendaknya Kepala Dinas tangkap dan pecat saja Kepala Sekolah , kini banyak melakukan kecurangan , Disinyalir ada permainan, Tegas Roby barus diselaraskan oleh Paul Mei Anton Simanjuntak dengan nada berang, senin (01/08/16).

Dari pernyataan diatas secara terpisah terkait dugaan masalah pungli yang dilakukan kepala sekolah SMA N16 Medan belum juga rampung, pasalnya awak media ini juga sudah menyurati Kepala Sekolah SMA N16 Medan kurang lebih  satu minggu yamg lalu  dengan korp surat Surat Konfirrmasi namun tak kunjung ada jawaban dari Kepsek 16 tersebut, ada apakah gerangan ini , mungkin kah dugaan ini disinyalir ada permainan kepala Sekolah SMA N16 Medan atau menangkap dan memecat Kepala sekolah SMA N16 jika indikasi pungutan liar itu benar benar terjadi , seperti pernyataan ataupun statemen yang dikatakan oleh Roby Barus dan Paul Mei Anton Simanjuntak tadi.

Masyarakat juga berharap agar pemerintahan segera menindak lanjuti terkait adanya Dugaan Pungli di sekolah negeri di kota Medan. Terutama yang ada terjadi di SMAN 16 Terjun Medan.” kata Amin salah seorang warga yang ingin pendidikan di kota Medan ini menjadi lebih baik. (Ariel)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.