Bupati Labuhan Batu Bersama Tim Penggerak PKK dan Ketua Darmawanita Persatuan Tinjau Korban Ledakan Kembang Api
MetroRakyat.com | RANTAUPRAPAT – Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Hj Siti Awal Pangonal Harahap, Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj. Khairani Ali Usman dan Camat Panai Hilir serta Kabag Humas Infokom, Kamis (28/7) meninjau para korban ledakan kembang api di Rumah Sakit Umum Rantauprapat.
Dalam peninjauan itu Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si mengingatkan kepada para tenaga medis yang bertugas agar para pasien yang terkena musibah ledakan kembang api ini supaya dirawat bagus-bagus, berikan kepada mereka pelayanan yang intensif agar para pasien atau mereka lekas sembuh dan kepada korban yang kurang mampu supaya diberikan pengobatan gratis, katanya mengingatkan.
Khusus kepada para korban ledakan kembang api yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat, Pangonal Harahap juga mengingatkan agar tetap sabar dan tabah dalam menghadapi musibah ini, musibah ini jadikanlah sebagai cobaan dari Tuhan yang Maha Esa agar kedepan kita lebih hati-hati lagi.
Ledakan Kembang Api yang terjadi pada tanggal hari Rabu, (27/7) sekitar pukul 20.30 wib itu bertempat di Vihara Buddha Santi Jalan A Yani Lingkungan IV Kelurahan Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir, akibat dari kejadian itu sebanyak 26 orang pengunjung Vihara Buddha Santi mengalami luka-luka.
Kronologis kejadian, Hari Rabu tanggal 27 juli 2016 sekitar Pukul 20.00 Wib berlangsung hiburan Karaoke dalam rangka ritual keagamaan jamu laut di depan Vihara Buddha Shanti Jalan. A Yani Lingkungan IV Kelurahan Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu.
Acara hiburan yang diselingi dengan pemasangan kembang api tanpa izin itu dilaksanakan tepatnya di halaman Vihara Buddha Shanti, pemasangan kembang api pertama dan kedua berjalan dengan aman, akan tetapi pada saat pemasangan kembang api ke tiga terjadi ledakan yang cukup keras mengakibatkan meja yang digunakan sebagai tempat kembang api terlempar, kaca dan jendela Mapolsek Panai Hilir berjarak lebih kurang 20 M pecah dan mengalami kerusakan, kemudian dinding Vihara Buddha Shanti yang terbuat dari keramik rusak serta 26 orang pengunjung disekitar TKP mengalami luka-luka.
Para korban yang mengalami luka-luka sebanyak 26 orang itu terdiri dari SUDI,47 thn,petani,Islam,alamat Kota Tebing – Tinggi,jari sebelah kiri putus dan di rujuk ke RSUD.Rantauprapat. ASENG PAKPONG,lk,48 thn,swasta,Budha,alamat Lingk.V Kel.Sei Berombang Kec.Panai Hilir luka dibahagian mata sebelah kanan dan inisiatif sendiri berobat ke Kota Medan. FIFIN, lk,(23) mahasiswa ,Islam, alamat Kota Tebing Tinggi luka ringan. KICHO,45 thn,Budha,swasta, Jln. Palapa Block 1 E P.Brayan Kota Medan. AHMAD EFENDI NASUTION(39) Islam, nelayan, alamat Lor.6 Kel.Sei Berombang Kec.Panai Hilir di rujuk ke RSUD.Rantauprapat. DANI ARDIAN,20 thn,Islam,mahasiswa,alamat Kota Tebing Tinggi,luka ringan.
Kemudian, ALDIANSYAH,13 thn,Islam,alamat Lor.6 Kel.Sei Berombang Kec.Panai Hilir luka ringan. ACAI CUNTI,(43), wiraswasta, Budha, Jln.A.Yani Kel.Sei Berombang Kec.Panai Hilir. TUMIN SITEPU,(58) Islam, mocok – mocok, alamat Lor.V Kel.Sei Berombang Kec.Panai Hilir luka robek dibahagian tangan dan pelipis kiri. ANDRE PURBA,(9)pelajar, Kristen, alamat Jln.A.Yani Kel.Sei Berombang Kec.Panai Hilir, luka ringan. ARNOLDI PURBA,(43) swasta, Kristen,Jln.A.Yani Kel.Sei Berombang Kec.Panai Hilir. MIKA PURBA,6 thn, Kristen,pelajar,Jln.A.Yani Kel.Sei Berombang Kec.Panai Hilir,luka ringan. HASAN,26 tahun,Budha,nelayan,alamat Lingk.5 Kel.Sei Berombang Kec.Panai Hilir,luka dibahagian wajah dan dirujuk ke RSUD.Rantauprapat.
Selanjutnya, FENDI,58 thn,Budha,swasta,alamat Kel.Sei Berombang Kec.Panah Hilir. JONATAN SIMAMORA(,8) pelajar, alamat Lingk.IV Kel.Sei Berombang, luka ringan. ATIAM,(44 ) Budha, swasta, alamat Rantauprapat ,luka ringan. BENGLI,(57)swasta, Budha, alamat Jln.A.Yani Rantauprapat di rujuk ke RSUD Rantauprapat. AHMAD HAMDAN,(8) Islam,pelajar,alamat Kel.Sei Berombang,luka ringan, HENDRA,20 thn,mocok mocok,alamat Kel.Sei Berombang Kec.Panai Hilir,luka ringan. JUHRI,37 thn,nelayan,Islam,alamat Lingk.V Kel.Sei Berombang di rujuk ke RSUD.Rantauprapat.
ANDRIANTO,27 thn,Budha,alamat Lingk.6 Kel.Sei Berombang di rujuk ke RSUD.Rantauprapat. YU HUAT,thn,budha,wiraswasta,alamat Jln.A.Yani Kel.Sei Berombang di rujuk ke RSUD Rantauprapat. MASRI 61 tahun, pekerjaan mocok mocok, Agama Islam, alamat Tangahan Kamla Kel.Sei Berombang(patah kaki dirujuk ke RSUD.Rantauprapat. ACUAN,(51) Agama Budha, wiraswasta, alamat Lingk.6, Kel.Sei Berombang, dirujuk ke RSUD Rantauprapat. BENGHUA,(65) budha, swasta, alamat Kel.Labuhanbilik Kec.Panai Tengah dirujuk ke RSUD.Rantauprapat. ARI,(30), swasta, alamat Jln. Kutilang Kota Tebing Tinggi mengalami luka ringan.
Dari informasi yang diperoleh bahwa pada hari Kamis (28/7) sekira Pukul. 05.30 Wib sebanyak 5 orang warga selaku panitia penyelenggara telah diamankan ke Polres Labuhanbatu untuk dimintai keterangannya terkait dengan peristiwa ledakan kembang api tersebut.(Ritonga)
