oleh

Usai Beribadah, Lima Pemuda Diserang Dan Dianiaya OTK

MetroRakyat.com | MEDAN – Usai beribadah di Gereja lima dari sembilan orang pemuda jemaat gereja tersebut diserang sekelompok pemuda yang berjumlah sekitar 30 orang lebih dengan menggunakan balok dan batu.

Kelima korban yakni Edi Lius Zai (16) warga Pasar VIII Desa Krio, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang mulut pecah, mata bengkak dan tangan luka-luka, Anuar (15) warga Binjai km 12, Kecamatan Sunggal mengalami luka sobek dibagian perut, dan tangan, Septa Mendrofa (18) warga Jalan Pardede, Kecamatan Sunggal mengalami luka dibagian mata, sementara, Extorianus Dally (18) warga Pasar 6 Diski, Kecamatan Sunggal mengalami luka sobek di badan, tangan memar akibat terkena lempar batu dan Eri (19) warga yang sama mengalami mulut.

Menurut informasi yang di himpun di Polsek Sunggal, kejadian itu terjadi sekitar pukul 9.30 WIB. Ketika itu ke sembilan pemuda tersebut hendak ingin pulang kerumah masing-masing usai beribadah Gereja yang berada di Jalan Pasar 6 Diski, Kecamatan Sunggal Deli Serdang. Saat berada di Jalan Kelingan Binjai km 15, tak jauh dari lokasi gereja, tiba-tiba mereka dihadang sekelompok pemuda yang berjumlah sekitar 30 orang lebih dengan menggunakan balok dan batu.

“Kami disetop tidak jauh dari gereja, bang. Dan kami langsung diserang dengan menggunakan kayu balok dan melempari kami dengan batu,” aku Edi, Rabu (13/4).

Para pelaku menghadang para korbannya dengan mengendarai 20 sepeda motor dengan masing-masing bonceng dua itu langsung menyerang korban dengan membabi buta.

Beruntung, saat peristiwa terjadi puluhan warga setempat yang melihat kejadian itu langsung membubarkan aksi keributan tersebut.

“Begitu warga setempat bertadangan, pemuda yang menyerang kami itu langsung kabur,” jelas Aurel yang mengalami luka robek dibagian perut.

Akibat kejadian itu, kelima pemuda itu pun langsung mendatanggi Polsek Sunggal guna membuat laporan terkait kasus penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda tak dikenal tersebut.

Mereka berharap para pelaku penyerangan dapat segera ditangkap polisi dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.(mar)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini: