Tindak Lanjut Peninjauan Bupati, Sekda Inhu Lakukan Rakor Sosialisasi Program Penanaman Sejuta Pohon
METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU ‘- Menindak lanjuti hasil peninjauan bupati Inhu Rezita Meylani Yopi SE dengan tim pada tahun 2021 silam, Sekda Inhu melakukan rapat koordinasi ( Rakor ) sosialisasi program kegiatan penanaman sejuta pohon di sepanjang daerah aliran sungai ( DAS ) Indragiri Kabupaten Inhu Selasa (15/02/2022)
Sosialisasi awal program penanaman sejuta pohon tersebut melakukan rapat di ruang auditorium Yopi Arianto lantai IV Kantor Bupati Inhu yang di hadiri Kepala OPD terkait Inhu dan Camat, Lurah, Kepala Desa serta perangkat Desa tokoh masyarakat di daerah 10 Kecamatan di sepanjang aliran sungai Indragiri Inhu ujar Sekda Inhu H. Hendrizal pada saat memimpin rapat.
Sekda Inhu Hendrizal menambahkan, kita melakukan sosialisasi dulu terhadap masyarakat sebelum melakukan kegiatan penanaman sejuta pohon yang direncanakan pada bulan April atau bulan Juli mendatang dengan tujuan agar tidak terjadi masalah disaat pelaksanaan penanaman pohon tersebut.
Adapun tujuan penanaman pohon sejuta pohon yang melibatkan seluruh masyarakat dan stekolder terkait untuk mencegah abrasi di sepanjang aliran sungai Indragiri khususnya menyelamatkan aset aset pemerintah Daerah dan aset pemerintah provinsi dan bahkan lahan masyarakat serte pemukiman warga yang tinggal di sepanjang pinggiran sungai Indragiri hulu yang berada di 10 Kecamatan Kabupaten Inhu.
Dikatakan, sepanjang sungai Indragiri mulai dari Kecamatan Batang Peranap hingga Kecamatan Kuala Cinaku ada 16 titik dan perkembangan mencapai 64 titik abrasi mengakibatkan badan jalan kabupaten Inhu longsor dan bahkan pemukiman rumah warga juga tidak jauh lagi dari sungai Indragiri akibat kikisan air sungai Indragiri selama ini.Sejalan hal tersebut perlu diupayakan penanaman sejuta pohon bersama sama dengan masyarakat dan instansi terkait Pemerintah Inhu katanya.
Kadis Kominfo Pemerintah Inhu, Jawalter Situmorang mengatakan, dari hasil surve oleh bupati Inhu bersama tim selama tiga hari kemarin mulai dari Batang Peranap sampai Kuala Cinaku menggunakan perahu karet ada beberapa titik abrasi dan rawan longsor yang perlu dilakukan penghijauan namun secara teknis nya nanti oleh dinas terkait,karena dari hasil turun kelapangan tersebut di beberapa titik kalau dibiarkan sangat membahayakan bagi masyarakat.
Selanjutnya, Efri dari Bappeda Inhu sebagai narasumber rapat koordinasi mengatakan dalam peninjauan kemarin kita ikut turun, karena sungai indragiri Hulu wewenang Balai Wilayah Sumatera III, sudah melakukan koordinasi dan mengusulkan untuk pembangunan turap di titik lokasi abrasi guna penyelamatan aset pemerintah katanya dengan singkat ( MR/Butar )
