Polres Sergai Sigap Jadi Garda Terdepan Amankan Aksi Unras
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Kepolisian resort Serdang Bedagai (Polres Sergai) melaksanakan pengamanan unjuk rasa oleh Aliansi Masyarakat Peduli Desa (AMPD) untuk menyampaikan aspirasinya pada Jumat (2/5/2025), bertempat di Kantor Inspektorat Pemkab dan Kejaksaan Negeri Sergai, Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah.
Kabag Ops Polres Sergai, Kompol Hendro Sutarno menjelaskan, massa aksi pengunjuk rasa tiba dengan membentangkan spanduk-spanduk dalam menyampaikan aspirasinya menggunakan alat peraga berupa sound system, spanduk organisasi statmen orasi dengan menaiki mobil komando 1 unit, roda 4 sebanyak 1 unit, roda 2 sebanyak 8 unit, dengan jumlah massa sebanyak 20 orang.
Kepolisian Polres Sergai dalam kegiatan ini senantiasa sigap menjadi garda terdepan dalam mengamankan aksi unjuk rasa masyarakat demi terjaga situasi tetap kondusif selama berjalannya aksi.
Dalam orasi tersebut, koordinator aksi sekaligus penanggung jawab kegiatan M. Juwanda menyampaikan aspirasinya tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh para kepala desa di Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai.
Ada sebanyak 12 Desa di Kecamatan Sipispis yang diduga melakukan korupsi antara lain, Desa Mariah Nagur terkait dengan dugaan penyelewengan dana penyelenggaraan Posyandu / stunting, rehab jembatan Dusun II sepanjang 9 meter dan saluran drainase sepanjang 468 meter.
Desa Marubun terkait dengan dugaan penyelewengan dana pembangunan jalan lingkungan Dusun IV sepanjang 235 meter, pengerasan jalan usaha tani Dusun I sepanjang 300 meter dan penyelenggaraan Posyandu / stunting.
Desa Parlambean terkait dengan dugaan penyelewengan dana penanganan keadaan mendesak, pembangunan parit drainase dan TPT dan penyelenggaraan Posyandu.
Desa Pispis terkait dengan dugaan penyelewengan dana penanganan keadaan mendesak, pembangunan rumah layak huni dan pembangunan Telford Dusun VI sepanjang 500 meter.
Desa Sibarau terkait dengan dugaan penyelewengan dana pelatihan dan penyuluhan pemberdayaan perempuan, rabat beton TPT Dusun I sepanjang 50 meter dan peningkatan prasarana jalan desa (saluran drainase).
Desa Sipispis terkait dengan dugaan penyelewengan dana penyelenggaraan Posyandu, pengerasan jalan usaha tani dan penanganan keadaan mendesak.
Desa Buluh Duri terkait dengan dugaan penyelewengan dana penyuluhan dan pelatihan bagi masyarakat, rehabilitasi balai Desa Dusun V Balai Kemasyarakatan dan pembangunan rabat beton Dusun III/IV sepanjang 120 meter.
Desa Naga Raja terkait dengan dugaan penyelewengan dana kegiatan Posyandu / stunting, rabat beton Dusun 1 jalan Poros Dusun sepanjang 150 meter dan pembangunan lening Dusun II saluran drainase.
Desa Simalas terkait dengan dugaan penyelewengan dana kegiatan pembelian bibit tanaman dan ternak, pembangunan jalan permukiman sepanjang 460 meter dan pembangunan tembok penahan tanah sepanjang 60 meter.
Desa Nagur Pane terkait dengan dugaan penyelewengan dana penanganan keadaan mendesak 10 orang, pemeliharaan pengerasan jalan Desa sepanjang 641 meter dan pengadaan becak barang desa.
Desa Rimbun terkait dengan dugaan penyelewengan dana rabat beton Dusun II jalan Poros 321 meter, pengadaan mesin potong rumput/honor petugas kebersihan dan peningkatan aparat desa.
Terakhir Desa Gunung Monako terkait dengan dugaan penyelewengan dana pembangunan jalan lingkungan pemukiman, penyelenggaraan festival kesenian dan HUT RI serta pemeliharaan prasarana jalan Desa Gunung Monako.
Bupati Sergai H. Darma Wijaya saat menyambut pengunjuk rasa menyampaikan ucapan terima kasih atas saran dari aliansi masyarakat peduli desa.
“Saya akan mengundang seluruh kepala desa untuk menindaklanjuti tuntutan aksi ini adanya dugaan korupsi di 12 Desa yang ada di Kabupaten Sergai diantaranya Desa Gunung Monako, Desa Mariah Nagur, Desa Marubun, Desa Naga Raja, Desa Parlambean, Desa Pispis, Desa Buluh Duri, Desa Nagur Pane, Desa Rimbun, Desa Sibarau, Desa Simalas dan Desa Sipispis,” kata Bupati.
Kemudian para pengunjuk rasa menyampaikan orasinya bergerak menuju Kantor Kejaksaan Negeri Sergai, yang disambut oleh perwakilan dari Si Intel Kejaksaan Sergai Hafiz.
Hafiz mengatakan, kami menerima dengan baik kedatangan kawan-kawan semua. Selanjutnya Intel Kejaksaan Sergai akan menindaklanjuti tuntutan yang teman-teman sampaikan.
Usai menyampaikan aspirasi dalam orasi yang berjalan dengan aman dan kondusif, seluruh massa aksi langsung membubarkan diri.
Tampak hadir Bupati Sergai H. Darma Wijaya bersama wakil Bupati dr. H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, M.SP, Kabag Ops Polres Sergai Kompol Hendro Sutarno, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemkab Sergai Nina Deliana Hutabarat, Kasat Pol PP M. Wahyudi, Kepala Inspektorat Kabupaten Sergai Drs. Dimas Kurnianto, SH, MM, M.SP, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sergai Hasan Afif Muhammad, SH, MH, Kasat Intelkam Polres Sergai AKP Siswoyo, Kasat Samapta IPTU Maruli Sihombing, Kasat Binmas IPTU Inja V. Kaban, Kapolsek Firdaus AKP Andi Sujenderal, SH, MH, Danramil Sei Rampah Kapten M.S Damanik dan personil Polres Sergai berjumlah 48 orang. (MR/AS)

