Waspadai Penularan Covid-19, Gubsu Edy Rahmayadi Tiadakan Mudik

Waspadai Penularan Covid-19, Gubsu Edy Rahmayadi Tiadakan Mudik
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan agar seluruh masyarakat Sumatera Utara tidak main-main dengan kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini belum selesai dari muka bumi. Edy Rahmayadi juga meminta kepada Pemkab dan Pemko yang ada diperbatasan untuk membuat pos penyekatan dan sweeping di perbatasan. Ini untuk mengantisipasi arus mudik dan pergerakan masyarakat keluar daerah menjelang lebaran hari Raya Idul Fitri 1442 H pada 13-14 Mei 2021.

Ada 73 posko yang didirikan untuk penyekatan mudik di tahun ini, 10 posko untuk perbatasan antarprovinsi dan 63 posko untuk perbatasan antarkabupaten/kota. Posko-posko tersebut diisi oleh Polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. Petugas di posko-posko tersebut akan melakukan pengecekan pada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan atau diperintahkan memutar balik.

Edy Rahmayadi juga meminta kepada Bupati/walikota se-Sumut untuk kembali mengaktifkan Satgas Penanganan Covid-19 untuk menegakkan protokol kesehatan. Selain itu, sesuai dengan hasil kesepakatan Salat Ied tidak berpusat di satu titik, tetapi menyebar di masjid-masjid, tidak ada pawai takbiran dan tidak diperbolehkan open house.

” Sholat Ied juga kalau biasanya dilakukan bertitik kumpul di Lapangan Merdeka atau Lapangan Benteng, untuk tahun ini, kita tiadakan dulu sholat Ied berpusat di satu tempat, namun dengan tetap mengikuti aturan Prokes, Sholat Ied dapat dilakukan di masing-masing tempat,”ujar Edy sembari mengatakan untuk sholat taraweh juga jangan lengah dan ikuti aturan Prokes dengan memakai masker, mencuci tangan dan berjarak.

Selain itu, mantan Pangkostrad Mabes TNI ini juga mengatakan agar setiap Kabupaten/Kota tidak melakukan acara open house. Ini juga untuk menghindari kerumunan. ” Tidak ada yang bisa menjamin pandemi Covid-19 akan segera berakhir jika kita tidak bisa menjaga diri dan tidak mengkuti aturan prokes yang telah ditentukan,”ujarnya.

Terkait kondisi ekonomi Provinsi Sumatera Utara sejak terjadi Covid-19, secara nasional memang masih baik, namun perlu harus diwaspadai terjadi Deflasi. “Jangan sampai terjadi minus 1,07, kalau itu kita sudah deflasi dimana, keadaan yang menunjukkan penurunan harga suatu barang atau jasa terus menurun dalam kurun waktu yang relatif singkat. Turunnya harga suatu barang atau jasa tentunya akan berimbas pada sektor lain,”sebut Edy Rahmayadi.

Dikatakan edy Rahmayadi lagi, saat ini kita butuh uang cash. Cara yang harus dilakukan adalah dengan menaikkan Pajak Atas Penggunaan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB),dengan naiknya PBBKB diharapkan Sumut mampu memiliki uang. Dan kenaikan PBBKB ada dasarnya berdasarkan Undang-Undang, Perda dan Pergub. “Saat ini masih 5 persen, dan maret 2021 sudah naik menjadi 7,5 persen atau naik 2,5 persen, jika dibanding di daerah lain sudah mencapai 10 persen,”ujar Edy sambil mencontohkan dimana tahun 1999 masyarakat di negara Malaysia pernah mengumpulkan harta untuk menghindari deflasi.

Edy Rahmayadi juga mengaku sedang menyurati Pertamina agar kembali kembali memakai bekas-bekas sumur minyak yang ada. Karena provinsi Sumatera Utara saat ini sangat membutuhkan uang untuk menghidupkan roda perekonomian di Sumatera Utara akibat terdampak Covid-19 yang belum juga usai.

Sementara itu, Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Valentino mengatakan sekarang peniadaan mudik memasuki periode pengetatan yang dimulai dari 22 April hingga 5 Mei 2021. Periode peniadaan mudik akan dilakukan mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021, kemudian dilanjutkan kembali dengan masa pengetatan dari 18 Mei hingga 24 Mei. “Kedua fase ini memiliki ketentuan-ketentuan masing-masing untuk pelaku perjalanan. Untuk masa pengetatan tidak diperlukan izin perjalanan, tetapi harus melengkapi dokumen kesehatan hasil tes negatif RT-PCR/Rapid Test Antigen maksimal 1X24 Jam atau test negatif genose C19 sebelum keberangkatan,”terangnya.(MR/WAN)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.