Wakil Ketua DPRD Samosir, Perlu Penelitian Asal-usul Budaya Daerah
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Wakil Ketua DPRD Samosir Pantas Marroha Sinaga mengatakan bahwa sangat dibutuhkan penelitian khusus guna menggali Budaya Daerah.
Hal tersebut sangat dibutuhkan para ahli peneliti bagaimana agar budaya setiap daerah dapat mengetahui asal-usul terjadinya adat budaya tersebut.
Yang tentunya perlu dukungan masyarakat pecinta budaya maupun sejarah, maka untuk sejarah di Kabupaten Samosir harus diberikan masukan tentang peradaban jejak orang Batak, sebut Wakil Ketua DPRD Samosir Pantas Marroha Sinaga kepada metrorakyat.com, ketika mengikuti Focus Group Discussion (FGD).
Acara FGD yang membawa thema yakni: “Melacak Jejak Budaya Hidup Menetap Masyarakat Batak Toba di Pulau Samosir”, bertempat di Hotel Aek Rangat, Jumat (30/4/2021), Pangururan.
Diskusi dilaksanakan FGD ini, guna membahas meneliti jejak peradaban Batak Toba di Samosir yang memang dianggap sudah mulai luntur.
“Tentu hal ini sudah perlu melakukan penelitian secara khusus bahwa dari mana dan kemana tempat tinggal Batak Toba yang ada di Samosir,” papar Politisi muda Partai Nasdem ini.
Kita berharap, dukungan masyarakat terlebih pecinta budaya dan sejarah yang ada di Samosir untuk memberikan pandangan atau masukan tentang peradaban jejak orang Batak di Samosir.
“Perlu dilakukan diskusi terkait peradaban jejak orang Batak”.
Selain itu harus bersinergi ke semua stakeholdher yang mengenal mengetahui adat budaya Batak, sehingga menjadi titik terang dari mana asal-usul Batak. Dan ketika sudah dapat disimpulkan, maka perlu dibuat satu buku sejarah dan hasil karya jaman purba kala juga harus dijaga, dirawat serta tidak perlu dilakukan perubahan.
“Kalau dilakukan perubahan keasliannya tentu sudah memudar dan nilainya pun hilang,”ucapnya.
Dari hasil diskusi tersebut maka disepakati bahwa Sianjur Mula-mula adalah titik nol. Untuk itu perlu menggali kearifan lokal serta budaya di Samosir.
“Kita berterimakasih kepada Balai Arkeologi yang telah melakukan penelitian di Samosir mencoba mencari jejak perkampungan diantaranya Kecamatan Sitiotio, Sianjur Mula-mula, Onanrunggu, Nainggolan, Palipi Simanindo.
Dikesempatan itu, Yance selaku Ketua Tim Penelitian Arkeologi, mengatakan telah menjelajahi jejak budaya Batak di perkampungan serta menemui para Ketua Adat yang sudah berumur di atas 60 tahun tinggal di perkampungan itu,”tutupnya. (MR/156).
