Empat Anggota DPRD Samosir Dipecat, Ketua DPRD Angkat Bicara
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Sebanyak 4 anggota DPRD Kabupaten Samosir dipecat. Ke empatnya berasal dari Fraksi PDIP hasil Pemilihan Legislatif tahun 2019. Hal itu merupakan internal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Samosir yang semakin bergejolak. Pemecatan tersebut semakin membuat sejumlah kader Partai bermoncong putih dipecat tanpa alasan atau tidak loyal atas aturan partai.
Sebelumnya telah terjadi pemecatan 2 kader yakni Rismawati Simarmata dan Romauli Panggabean, sesudah itu terjadi lagi pemecatan 4 kader yakni Saut Martua Tamba (Ketua DPRD), Paham Gultom, Renaldi Naibaho, Harry Jono Situmorang.
Ke 6 anggota Dewan tersebut dituduh tidak bekerja secara maksimal untuk memenangkan Calon yang direkomendasikan DPP PDI-P ketika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember 2020 yang lalu, akhirnya bersuara tidak mencapai target kemenangan.
Atas pemecatan itu Ketua DPRD Saut Martua Tamba yang juga ikut dipecat, angkat bicara menyatakan dengan tegas, bahwa dirinya bersama anggota lainya sangat loyal keputusan Partai dan tidak benar dirinya tidak sungguh -sungguh untuk memenangkan Pasangan yang diusung PDIP Rapidin Simbolon-Juang Sinaga, seperti yang diisukan oleh kalangan tertentu.
“Tuduhan yang itu tidaklah benar, bahwa kita bekerja menjalankan rekomendasi partai adalah tidak benar,” katanya, Kamis (29/4/2021) kepada wartawan.
Hal itu merupakan penzoliman sekelompok orang tertentu kepadanya, hingga membuat dirinya masuk salah satu kader yang di PAW atau Pergantian Antar Waktu.
“Saya selaku Ketua DPRD dari PDIP, tentu sebagai kader Partai tetap mendukung semua aturan Partai sesuai dengan AD/ART dan hasil keputusan rapat pleno dan telah berupaya maksimal secara pro aktif melakukan berbagai kegiatan untuk memenangkan calon yang direkomendasikan oleh DPP partai dalam Pilkada Desember 2020 yang lalu,” paparnya.
Saut Martua Tamba menambahkan, bahwa pemecatan dirinya juga tidak mengedepankan praduga tak bersalah, karena sebelumnya juga belum ada klarifikasi serta keputusan tersebut
ini sangat janggal. “Sehingga kita akan memperjuangkan haknya di Mahkamah Partai,” pungkasnya.
Sementara Ketua DPC PDIP Samosir Sorta E Siahaan, membenarkan pemecatan beberapa anggota PDIP.
“Benar beberapa anggota PDIP di Samosir dipecat dari keanggotaan partai dan suratnya dari DPP PDIP, sudah diterima masing-masing yang bersangkutan,” ujarnya. (MR/156).
