oleh

Gayo Berduka, Ibrahim Kadir Wafat

SHARE
169 views

METRORAKYAT.COM, TAKENGON –  Dunia seni, budaya dan sastra Gayo, Aceh Tengah berduka, Senin 31 Agustus 2020. Para pegiat seni dan seluruh masyarakat Aceh Tengah dikejutkan dengan berita berpulangnya seorang maestro seni multi talenta Ibrahim Kadir.

Pria kelahiran Kemili (Aceh Tengah), 31 Desember 1942 ini merupakan sosok seniman ‘langka’ karena dia telah menunjukkan karyanya bukan hanya dalam satu bidang seni saja, tapi sekaligus bisa menjadi sastrawan, aktor, koreografer, sejarawan, penulis dan pelestari budaya Gayo.

Ibrahim Kadir menghembuskan nafasnya di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon dalam usia 78 tahun, setelah dirawat beberapa waktu akibat beberapa penyakit yang dideritanya.

Sampai dengan akhir hayatnya, sosok Ibrahim Kadir telah menorehkan banyak prestasi di bidang seni dan sastra, sejumlah karya-karyanya telah memperkaya sastra Gayo.

Intensitas dan aktivitasnyapun tidak pernah berhenti sampai usia tua, sehingga namanya dikenal luas oleh masyarakat seni nasional dan internasional. Ia telah menciptakan tidak kurang dari 85 puisi berbahasa Gayo sejak tahun 1953.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Menurut keterangan dari keluarganya, Almarhum Ibrahim Kadir akan di shalatkan ba’da Ashar nanti dan di makamkan di komplek pekuburan keluarga tidak jauh  dari tempat tinggalnya. Selamat jalan sang maestro, karya-karyamu akan dikenang sepanjang masa. (MR/RN)

Breaking News