Masyarakat Kota Langsa Mengeluhkan PDAM Tak Keluar Air Namun Keluar Angin

Masyarakat Kota Langsa Mengeluhkan PDAM  Tak Keluar Air Namun Keluar Angin
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Masyarakat Kota Langsa kembali mengeluhkan suplay air PDAM yang tidak maksimal dan bahkan sampai berhari – hari, air yang merupakan kebutuhan paling utama masyarakat itu sering macet dan tidak mengalir.

“Kami masyarakat selama ini bukan membayar air, tapi membayar angin yang keluar dari kran air, keluh Warga Alue Dua Kec.Langsa Baroe yang terekam Metrorakyat.com, saat melakukan transaksi pembayaran tagihan PDAM secara online disalah satu toko Jl.Iskandar Muda Langsa Kota, Selasa (24/12/19 ).

Menurut dia, suplay air PDAM sering macet sampai berhari-hari sementara pembayaran tidak boleh macet, yang herannya, lanjut warga itu, jumlah tagihan tetap sama bahkan terkadang pembayaran melonjak naik hingga 10% dari biasanya. “Hal ini jelas sangat merugikan kami masyarakat, keluhnya seraya mengharapkan pihak PDAM Tirta Kemunig dapat segera mengatasi hal tersebut.

Dari pada itu ditempat berbeda Pendi (47) warga Simpong Commodore Gp.Birem Puntong Kec. Langsa Baroe, Kota Langsa. juga mengeluhkan hal yang sama, menurutnya, pihak PDAM terkesan tidak peduli terhadap konsumen.

“Saya sebagai masyarakat sudah pernah mengeluhkan hal ini kepada petugas PDAM, ya, mereka hanya meng ia kan saja tapi tidak ada upaya tindak lanjut untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, ujarnya dengan nada kesal.

Dijelaskannya, lama air tidak mengalir, begitu sekali air mengalir, air kuning tidak layak pakai, jangankan buat kami minum, buat cuci pakaian saja kami terpaksa beli air Lengkong.

“Jadi terkait hal ini kami memohon dan mengharapkan kepada pihak terkait Pemko Langsa dan pihak PDAM Tirta Kemuneng khususnya, agar hal serupa tidak terjadi lagi,”terang Pendi.

Ditempat terpisah hal yang sama juga di ungkapkan oleh warga Kec. Langsa Timur. Menurut mereka pelayanan PDAM Tirta Keumuning semakin buruk.

“Yang kita sesalkan selama Azzahir, menjadi direktur PDAM hanya kantor yang di perindah dan karyawan tambah banyak namun pelayanan kepada konsumen lemah. Jika di bandingkan semasa Direktur Marzuki kantor kumuh namun pelayanan kepada masyarakat sangat baik tidak ada keluhan,”ucap warga Langsa Timur.

Oleh karena itu masyarakat meminta kepada Wali Kota Langsa untuk meninjau kembali jabatan Direktur PDAM Tirta Kemuning yang tidak mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat hanya mampu meresahkan masyarakat saja.

Sementara itu Direktur PDAM Tirta Kemuneng Langsa, Azzahir, SE saat dihubungi Media lewat soluler mengarahkan agar masyarakat yang komplain langsung ke kantor. “Begini aja bang, kalau ada yang komplint, suruh kekantor aja, ungkapkan melalui Cell Center kami, apa yang menjadi keluhan, nanti kami bisa cek kelapangan, atau, kalau ada nomor handphonenya dan alamat yang lengkap, kalau tidak, bagaimna kami tahu alamat pelanggan yang komplint,”kata Azzahir kepada media.

Dijelaskannya, PDAM tidak menjual angin, namun menjual air. Menurutnya di dalam pipa tentu ada angin, dan angin itu tidak mempengaruhi kenaikan penagihan.

“Jadi coba kalau diberitakan sebut juga orangnya ya, sekaligus alamat lengkap mereka biar kami tahu diwilayah mana, kita jangan berdebat, kalau ada yang komplen silahkan lapor kekantor kami,”sebut Azzahir dengan nada sedikit menekan kepada Media. (MR/DANTON)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.