Bupati Asahan Buka Bimbingan Teknis Calon Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi Tahun 2026
METRORAKYAT.COM, ASAHAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos.,M.Si, Selasa (05/05/2026) pagi, bertempat di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jalan Jend Sudirman Kisaran. Membuka Bimtek pada Calon Kabupaten/Kota Ber-AKSI Berani Berantas Korupsi.
Yang dihadiri mewakili Gubernur Sumatera Utara, Inspektur Pembantu II Provsu Riswan Aritonang, ST, CGCAE, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selaku Koordinator Program Percontohaan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Rino Haruno dan Bupati Asahan.
Hadir juga sejumlah Pejabat lainnya, Wakil Bupati Asahan, mewakili Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kapolres Asahan, Dandim 0208/AS, Danlanal TBA, Ketua Pengadilan Negeri Asahan, mewakili Kepala Kejaksaan Kisaran, Sekretaris Daerah Kab. Asahan, para Staff Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kabag, Camat se-Kab. Asahan serta Tokoh Masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan mengucapkan alhamdulillah kerena Asahan sebagai kabupaten percontohan, sehingga menjadi salah satu peserta bimbingan teknis yang di kunjungi oleh KPK. Sistem yang sudah di buat pemerintah, kata Bupati, harus di jalankan dengan baik. Dengan kehadiran KPK melalui kegiatan itu, pihaknya berharap dapat membawa perubahan nyata dalam pola kerja aparatur pemerintah menuju tata kelola yang lebih baik, transparan, dan akuntabel”, ucap Bupati Taufik ZA.
Sementara, Riswan Aritonang, ST, CGCAE, Inspektur pembantu II Provsu mewakili Gubernur Sumatera Utara, saat menyampaikan sambutannya, mengapresiasi kinerja KPK yang telah menetapkan Kabupaten Asahan sebagai kabupaten percontohan anti korupsi di Sumatera Utara. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan yang berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. “Kami berharap Asahan dapat menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya”, tandas Riswan Aritonang.
Sedangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selaku Koordinator Program Percontohaan Kabupaten/Kota Anti Korupsi, Rino Haruno saat menyampaikan sambutannya, menekankan amat pentingnya peran seluruh elemen dalam mencegah tindak pidana korupsi. Pihak KPK pun menyampaikan, bahwa korupsi bukan hanya persoalan pengawasan, melainkan juga soal pilihan hidup dan integritas. Ia juga menjelaskan bahwa KPK saat ini tengah meningkatkan program dari desa anti korupsi menjadi kabupaten/kota anti korupsi. Rangkaian acara, Indonesia Raya, Do’a, Sambutan Bupati Asahan, Sambutan Gubernur Sumatera Utara, Sambutan KPK Koordinator Program Percontohaan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Rino Haruno, Penyerahan Buku panduan Kabupaten/Kota Anti Korupsi dari KPK kepada Bupati Asahan, Penyerahan Pelakat Oleh Bupati Asahan kepada KPK, sesi Foto bersama. (MR/Suhardi).
