Jalan Aspal Tingkatkan Ekonomi Masyakat

Jalan Aspal Tingkatkan Ekonomi Masyakat
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TAKENGON – Masyarakat kampung Bale Bujang, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, yang selama ini mengeluh dengan kondisi badan jalan rusak, kini merasa lega.

Betapa tidak ! Akses jalan menuju ke tempat objek wisata Bur Telege dalam kawasan kampung tersebut serta menghubungi kampung One – One, sudah diaspan oleh Pemerintah Aceh Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Icsan, (30) warga kampung Hakim Bujang, Kecamatan Lut Tawar, kepada Metro Rakyat, Senin (23/12) mengatakan, dengan diaspalnya badan jalan ini, sehingga dapat menunjang perekonomian masyarakat setempat, karena wilayah ini salah satu objek wisata yang sering di kunjung wisatawan dari berbagai daerah.

“Ini menunjukan bahwa perekonomian masyaraat sudah mulai berkembang. Maka dari itu untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Terutama jalan harus bagus, supaya para pengunjung merasa nyaman untuk datang ke lokasi,” kata pemuda yang berkulin hitam manis itu.

Selain itu, tutur Icsan, jalan tersebut juga kerap dimanfaatkan sebagai akses alternatif menuju kota Takengon, apalagi pada hari-hari besar sering terjadi kemacetan.

Ia juga menambahkan sebelum adanya pengaspalan jalan, untuk kendaraan roda dua saja sudah sulit melaluinya, namun sejak jalan tersebut diperbaharui, geliat wisata terlihat kembali melonjak dan semakin diminati wisatawan.

Icsan berharap dengan adanya pengaspalan jalan, kepada pengendara bermotor agar berhati-hati, apalagi melintasi pemukiman warga di kawasan desa tersebut. Jangan karena jalanan sudah mulus, lantas memacu kendaraan tanpa berfikir keselamatan dan membahayakan orang lain.

“Saat ini rambu-rambu lalulintas sudah mulai dipasang di desa Bale Bujang, diharapkan pengendara agar dapat mematuhi untuk keamanan dan kenyamanan bersama,’ ucapnya.

Sementara Putra daerah yang tidak ingin disebut namanya sekaligus Direktur PT. Dian Era Perdana yang mengerjakan proyek pengaspalan jalan Bale – One One, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah, kepada Metro Rakyat mengatakan, jalur yang sudah diaspal ini sesuai spesifikasi dan tepat waktu.

Dalam pekerjaan ini, kata pengusaha muda ini, tidak ada kendala dilapangan. ” Mudah – mudahan dengan telah di aspal jalan ini dapat bermanfaat bagi warga, khususnya bagi pengendara,” sebutnya.

Menurutnya, jalur yang sudah dibangun ini memiliki masa perawatan selama 6 bulan. Artinya, bila ada kerusakan selama tenggang waktu tersebut, pihaknya berinisiatif melakukan perbaikan demi kenyamanan masyarakat.

Dimana, pengerjaan jalan tersebut menelan biaya 9,9 Miliar melalui dana DAK Tahun 2019. Upaya kami bagaimana jalur ini dapat bermanfaat bagi warga. Selain itu sesuai spesifikasi, jalan ini dapat kami kerjakan tepat waktu.

Menurut pengusaha yang bergerak di bidang infrastruktur ini, badan jalan itu sendiri dibangun sepanjang 4,9 kilometer dengan lebar 4,5 citimeter.

Ditempat terpisah, kepala bidang pembangunan, jalan dan jembatan PUPR Aceh Tengah, Khaidir, ST, MT saat ditemui wartawan menyatakan, paket proyek pengaspalan jalan yang menghubungi kampung Bale Bujang – One -One yang dikerjakan oleh PT. Dian Era Perdana, mengunakan aspal hotmix AC – BC.

“Itu sudah sesuai Spec, pihak rekanan juga mengerjakan tepat waktu. Pengaspalan jalan itu juga untuk menunjang pertumbuhan pariwisata di Aceh tengah, yang menjadi program Bupati,” tutup Khaidir. (MR/RONI).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.