Bawa 1800 Butir Pil Ekstasi, Pria Asal Aceh Timur Terdeteksi Scurity Check Poin KNIA
METRORAKYAT.COM, DELI SERDANG – Aksi seorang pria asal Aceh Timur dibilang sangat nekad, M.Reza Falevi, warga dusun Stasiun, Desa Keude Bagok, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur diringkus petugas keamanan bandara Kuala Namu saat mencoba menyelundupkan narkoba jenis pil ekstasi sebanyak 1800 butir pada saat melewati Security Check Poin ( SCP ) terminal keberangkatan bandara KNIA. Minggu (27/10/2019).

Informasi yang dikumpulkan awak media menjelaskan bahwa pelaku merupakan calon penumpang pesawat Lion air dengan nomor penerbangan JT397 dengan tujuan KNIA menuju Jakarta. Saat akan berangkat, pelaku yang gerak-geriknya sangat mencurigakan tampak seperti ketakutan saat barang bawaannya di masukan kedalam mesin X-Ray.

Duty Manager AVSEC KNIA, Supri Handoyo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

“Benar ada kita amankan seorang calon penumpang pesawat Lion Air dengan tujuan Jakarta yang membawa pil ekstasi di dalam kotak makanan, yang mana didalamnya setelah kita cek terdapat 1800 butir pil ekstasi, pelaku kita amankan dari Security Check Poin lantai 2 keberangkatan, tadi pagi jam 8:15 WIB sudah kita serahkan ke Satres narkoba Polres Deli Serdang untuk diproses hukum, menurut pengakuan pelaku adalah kurir yang diberi upah sebesar Rp.5.000,000 oleh rekanya atas nama Rudi yang juga Warga Aceh Timur. Sedangkan pil ekstasi itu ia terima dari seorang driver ojek online dari kawasan Setia Budi. Hal ini bukanlah yang pertama, beberapa bulan lalu, ia juga pernah di suruh Rudi mengantarkan pil ekstasi ke Sulawesi,” ucap Supri Handoyo.

Di lain tempat dan waktu, Kasat Narkoba Polres Deli Serdang AKP, Juriadi ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp ( 27/10) jam 22:00 WIB membenarkan penangkapan ini.
“Benar bang, pelaku sudah diamankan ke Polres Deli Serdang, dan kini tengah kami periksa,”pungkas AKP Juriadi. ( MR/Suriyanto/ Red )
