Bazar Buku “Big Bad Wolf” Indonesia Kembali Hadir di Kota Medan
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Setelah setahun yang lalu (Tahun 2018) sukses melaksanakan kegiatan bazar buku dengan jumlah pengunjung sebanyak 220 ribu di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, kembali, Big Bad Wolf (BBW) sale Medan 2019 hadir membuka bazar buku di Kota Medan yang akan di selenggarakan pada tanggal 6 – 16 September 2019 di Gedung Andromeda Polonia Medan selama 24 jam non stop dan gratis masuk bagi seluruh pengunjung yang datang ke acara tersebut.

Pada bazar BBW yang menjadi salah satu bazar terbesar di Dunia ini akan memamerkan lebih dari satu juta judul buku baik Internasional dan nasional dengan diskon mulai dari 60 hingga 80 persen.
Misi untuk menggalakkan budaya membaca sejak dini serta menyediakan akses untuk memperoleh buku berkualitas bagi semua kalangan menjadi semangat Big Bad Wolf dalam mempelopori bazar ini. Demikian diucapkan oleh Presiden Direktur PT.Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi didampingi Perwakilan BCA, Sinta Handajani (Vice President Funding & E-Channel Bussines BCA) yang dipandu oleh MC, Diah Kencana, Rabu (28/8) di Fuku Grill Sake & Bar, Jalan Suprapto No.13 Medan – Provinsi Sumatera Utara.
” Saya melihat begitu antusiasnya warga Kota Medan menghadiri Bazar buku BBW yang kami laksanakan setahu yang lalu dengan tingkat pengunjung lebih dari 220 ribu dan penjualan buku yang sangat besar. Sehingga atas dasar inilah kembali kami memilih Kota Medan untuk pelaksanaan bazar setelah kota Jakarta, Bandung, dan Yogjakarta,” terang Uli.
Ditambah ULi Silalahi lagi, target utama dan paling penting BBW adalah bagaimana mencapai jumlah pengunjung sebanyak 250 ribu mulai dari tanggal 6 – 16 September nanti. ” Kami targetkan pengunjung banyak datang, lihat-lihat dan kalau boleh beli, kalau tidak beli juga tidak apa-apa. Karena kami juga berharap dengan hadirnya bazar buku Big Bad Wolf dapat mengajak masyarakat untuk lebih mencintai buku dan meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia, termasuk juga warga Kota Medan,” sebutnya.
Diutarakan lagi,semenjak diadakannya bazar buku Big Bad Wolf di Indonesia pada tahun 2016 yang lalu, pecinta buku di Indonesia semakin bertambah. Situasi ini dapat dilihat dengan banyaknya pengunjung yang datang pada bazar BBW yang diadakan di Jakarta tahun ini yakni dihadiri lebih dari satu juta pengunjung. Pada bazar Big Bad Wolf di Bandung dan Jogjakarta bulan lalu, tidak kurang dari 350.000 pengunjung yang hadir.
Berbagai genre buku tersedia dalam bazar buku ini, mulai dari seni, budaya, novel, fiksi, romance, sastra, graphic, novel, bisnis, arsitektur, mamasak, fashion dan masih banyak lagi.
Tersedia juga buku untuk bacaan anak-anak dengan harga yang sangat terjangkau, seperti buku cerita, buku untuk mewarnai, soundbooks, board books, Pop-up books juga dengan harga terjangkau.
” Untuk mencuri perhatian lebih pada anak-anak tahun ini, Bazar Buku Big Bad Wolf membawa karakter favorit dari seri Frozen, Cars, Finding Nemo, Toy Story, Mickey dan Minnie, The Incredible dan masih banyak lagi yang dapat dijumpai di area khusus Disney,”sebutnya.
Dikatakan Ully lagi, Bazar Buku Big Bad Wolf selalu berusaha memberikan bacaan yang bermutu dan mengikuti perkembangan jaman, sejak tahun lalu Bazar Buku Big Bad Wolf telah memperkenalkan “BUKU AJAIB”. Buku ini menggunakan teknologi Augmented Reality (AR).
Augmented Reality sendiri adalah penggabungan antara objek virtual dengan objek nyata yang bersifat interaktif secara real time. Dengan adanya teknologi AR tersebut, anak-anak dapat berinteraksi dengan karakter di dalam buku, hal ini baik untuk mengembangkan imajinasi pada anak.
“Tahun ini, Bazar Buku Big Bad Wolf akan membawa 13 judul Buku Ajaib termasuk tujuh judul baru dalam kategori cerita dongeng dan pembelajaran serta dua buku Ajaib berbahasa Indonesia yaitu edisi Ayo Shalat – Alif dan Sofia. Buku ini mengajarkan anak-anak bagaimana cara berwudhu dan tata cara Shalat lima waktu yang hanya bisa didapatkan secara eksklusif di bazar buku BBW Indonesia,” jelasnya.
Selanjutnya Uli menjelaskan lagi, untuk menumbuhkan minat baca pada anak sejak dini serta mempermudah akses buku yang luas bagi semua kalangan, termasuk yang berada di pelosok tanah air, Bazar Buku Big Bad Wolf memiliki program yang bernama Red Readerhood sebagai tanggung jawav sosial dimana program tersebut mengajak para pengunjung yang hadir untuk berbagi kebahagiaan dengan cara mendonasikan buku-buku yang mereka beli kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan.
“Tahun lalu, Bazar Buku BBW bersama Yayasan Alusi Tao Toba telah berhasil menyebarkan buku untuk teman-teman yang ada di Samosir. Tahun ini, bersama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan ABRI dan Polri (FKPPI), telah berhasil menyebarkan buku ke pelosok Indonesia, seperti ke PAUD-PAUD, masyarakat sekitar Danau Toba, dan pulau-pulau kecil di Sulawesi,” tambahnya.
Bazar Buku BBW berkomitmen untuk bisa selalu memberikan dampak langsung kepada masyarakat, melalui kegiatan donasi buku ini, diharapkan buku-buku donasi dapat menambah ilmu pengetahuan serta wawasan yang dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Vice President Funding & E-Channel Business Bank Central Asia (BCA), Sinta Handajani mengatakan, komitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia, terus digerakkan BCA, melalui beragam program dan kegiatan.
“Kali ini BCA berkesempatan untuk mendukung salah satu Bazar buku terbesar di Dunia. Bazar Buku Big Bad Wolf Medan akan menghadirkan jutaan buku bacaan terbaik yang sayang untuk dilewatkan. Selama 24 Jam tanpa berhenti, masyarakat Medan dapat mencari buku bacaan favorit dengan harga yang terjangkau dan di ikuti oleh promo istimewa seperti Voucher cash back hingga Rp.500.000,- dengan kartu kredit BCA/Debit BCA dengan Chip, diskon 50% pembelian voucher Bazar Buku Big Bad Wolf dengan reward BCA, program beli 7 gratis 1 buku ajaib Augmented Reality dengan kartu kredit BCA/Debit BCA/Flazz/Sakuku serta cicilan BCA 0 persen hingga 6 bulan. Ini kita harapkan agar masyarakat khususnya generasi muda Medan dapat memperluas cakrawala pengetahuannya melalui gelaran Bazar Buku Big Bad Wolf ini,” pungkas Sinta.
Sekedar Untuk diketahui, Bazar Buku Big Bad Wolf pertama kali diadakan di Kuala Lumpur pada tahun 2009. Buku-buku yang disediakan merupakan buku-buku baru yang dibeli langsung dari para penerbit yang kemudian dijual ke seluruh penjuru dunia dengan diskon 60 – 80 persen. Di Indonesia sendiri, Bazar Buku Big Bad Wolf di kelola oleh PT.Jaya Ritel Indonesia, dengan misi untuk membantu membentuk masyarakat gemar membaca serta mencerdaskan bangsa sehingga siap berkompetisi pada Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Di Indonesia, Kota Medan menjadi salah satu kota kedua yang dipilih kembali untuk pelaksanaan bazar buku Big Bad Worf tahun 2019.(MR/red)
