Preman Tikam Event Organizer Bazar
MetroRakyat.com I PEMATANGSIANTAR — Dua hari diburu, M Fauzi, preman Timbang Galung yang menikam Muksin Siregar (40) , Warga Binjai Baru, Kabupaten Batubara akhirnya diringkus oleh aparat kepolisian. M Fauzi, yang berdomisili di Jalan Mesjid, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat ini diringkus Kapospkl Pasar Horas Aiptu Pitra Jaya dari salah satu lokasi permainan billiyar di Jalan Kartini Bawah , tepatnya dekat kantor Puja Kesuma , Kelurahan Proklamasi , Kecamatan Siantar Barat, Selasa (21/6/2016) sekira pukul 14.00 WIB.
Ketika ditemui, Kapospol Pasar Horas Aiptu Pitra Jaya mengatakan, setelah mendapat informasi penikaman terhadap event organizer bazar di Gedung Olah Raga (GOR) Siantar itu, pihaknya langsung mencari keberadaan pelaku.

Dari hasil penyelidikan, pihaknya kata Pitra Jaya mengetahui bahwa usai melakukan penikaman, pelaku masih berada di Kota Siantar. Dan sesuai informasi terakhir, pihaknya mengetahui pelaku berada di seputaran Pajak Hongkong . Namun ketika melihat kedatangan petugas, pelaku melarikan diri ke arah Jalan Kartini Bawah dan akhirnya diringkus dari depan kantor Puja Kesuma. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku telah membuang pisa yang digunakannya menikam Muksin Siregar. Selanjutnya kita serahkan ke Polres Siantar untuk diproses,” ungkapnya. Sementara informasi yang dihimpun, setelah penangkapan itu, sejumlah petugas Sat Reskrim diterjunkan mencari pisau yang digunakan menikam Muksin Siregar.
Seperti diketahui, Muksin Siregar (40), even organizer (EO) bazar yang sedang berlangsung di halaman Gedung Olah Raga (GOR) Siantar, Jalan Merdeka, terkapar ditikam seorang preman di sekitar lokasi bazar, Minggu (19/6/2016) Akibat penikaman, Muksin Siregar warga Jalan Binjai Baru, Kota Medan ini mengalami luka di bagian tangan dan betis dan harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Kota Siantar. Sementara pelaku Fauzi yang yang tinggal di seputaran Timbang Galung ini segera melarikan diri.
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, sore itu sekira pukul 17.30 WIB, Fauzi mendatangi korban yang tengah tiduran sambil bermain handphone di salah satu stand yang ada di bazar itu. Pelaku yang sudah sering meminta uang kepada korban kemudian mengulangi kebiasaannya meminta uang dari korban. Hanya saja, diduga korban tak memberikannya hingga pelaku emosi. Dia kemudian mengeluarkan belati yang sudah dipersiapkannya dan selanjutnya menghujamkannya ke tubuh korban. Melihat hal itu, korban berupaya mengelak dan menangkis pisau itu dengan tangannya. Akibatnya, pisau mengenai tangan korban hingga mengeluarkan darah. Tak sampai di situ, pelaku kembali menghujamkan belatinya hingga mengenai betis korbannya. (JS/mr02).
