Atensi Kapolri Berantas Narkoba Diharapkan Sejalan Dalam Memberantas Perjudian di Sumatera Utara
MetroRakyat.com | MEDAN – Maraknya peredaran narkoba yang telah membuat resah masyarakat telah menjadi atensi kepada Kapolri dan jajarannya untuk dapat memberantas peredaran narkoba sampai ke akar-akarnya. Tidak heran jika disetiap daerah diwilayah Sumatera Utara, baik Kapolda dan Kapolsek sering melakukan sosialisasi tentang dampak bahaya dari penggunaan narkoba kepada masyarakat. Dengan tujuan masyarakat sadar akan bahaya dari Narkoba tersebut, dan juga untuk meminimalisir angka pengguna dan pemakai narkoba.
Namun disamping itu, masyarakat Sumatera Utara, khususnya Kota Medan berharap Kapolri dan beserta jajarannya diharap mampu juga untuk memberantas perjudian. Demikian dikatakan oleh Irwan Sihombing, SE salah satu politikus dari Partai Demokrat Kota Medan kepada MetroRakyat.com, Selasa,(16/8/2016).
“Kalau kita sadari, bahwa judi juga sama berbahayanya dengan narkoba. Keduanya sama-sama dapat membuat mental kita rusak dan mau berbuat apa saja yang sifatnya negatif demi untuk dapat memiliki narkoba ataupun demi untuk dapat berjudi. Keduanya sama-sama seperti memiliki efek candu atau ketagihan bagi orang yang pernah melakukan atau mencobanya.
Untuk itu kita meminta melalui kepemimpinan Kapolri yang baru, Jendral Tito Karnavian narkoba juga mengintruksikan kepada bawahannya agar seluruh kegiatan perjudian diseluruh Indonesia khususnya di Sumatera Utara turut diberantas. Karena judi sama bahayanya dengan narkoba. Selama ini kita mengetahui dari berbagai media, cetak dan elektronik Polri dan TNI konsentrasi kepada narkoba, sementara lokasi perjudian di wilayah sumut semakin hari bertambah banyak apalagi diketahui banyak lokasi judi tersebut juga dibekingi oleh oknum aparat.” Tegas mantan anggota DPRD Kota Medan periode 2009-2014 tersebut.
Ditambahkan Irwan Sihombing yang juga salah satu pengusaha Betor di Kota Medan ini lagi, bahwa warga Sumatera Utara khususnya Kota Medan sangat butuh keamananan, dan ketenangan, bukan kekhawatiran atas dampak sosial yang diakibatkan dari maraknya peredaran narkoba dan perjudian yang ada terdapat diwilayah tempat mereka tinggal. Aparat hukum baik TNI dan Polri harus mampu memberikan rasa aman, nyaman dan bebas judi dan narkoba.
“Harapan saya yang juga merupakan warga masyarakat Kota Medan, agar Kapolda dan jajajaran dibawahnya dapat memberantas judi, dan jangan setengah hati. Karena disinyalir perjudian banyak dibekingi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.” Pungkasnya.(red/MR)
