Tanggapi Keluhan Mahasiswa Bidikmisi, Rektor Unimal : Unimal Akan tetap Jadi Kampus Rakyat
METRORAKYAT.COM, LHOKSEUMAWE – Sejumlah Mahasiswa Unimal Kecewa terhadap pihak kampus, karna Bidikmisi tak kunjung juga Cair pada waktunya.
Akibat nya banyak mahasiswa yang merasa mengeluh karena hal itu, yang dijanjikan akhir Maret, Bahkan sampai sekarang belum mendapat titik Terang.
Merasa kesal akan hal itu, Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam “Liga mahasiswa Nasional Demokrasi” LMND Unimal laksanakan Aksi, Pada Jum’at (05/04/2018) di Depan Gedung Rektorat Kampus Utama Reulet, dan Depan Gerbang Kampus B.I Unimal.
Tanggapi hal itu, Rektor Unimal dari Jakarta melalui pesan singkat WhatsApp, mengatakan sejumlah mahasiswa hanya ingin berjumpa dengan Ayahandanya.
“Mana ada demo bang, yang ada 15 anak anak saya mau menyampaikan keinginan untuk ayahandanya. Mahasiswa bidik misi di Unimal ada lebih dari 6.000 orang” Jelas Dr.Herman Fitra,S.T.,M.T./Rektor Unimal, dari pesan Aplikasi WhatsApp, Jum’at Siang (04/05/2019), Sekira Pukul 14.53 WIB.
Ia juga mengatakan Program Bidikmisi itu langsung di Transfer dari Kemenresdikti ke Rek Mahasiswa.
“Forum bidik misi adik adik mahasiswa unimal tidak ada yang menyampaikan permasalahan telat pembayaran bidik misi. Biaya hidup untuk mahasiswa bidikmisi ditransfer langsung dari kementrian ristekdikti ke rekening mahasiswa,” Tambahnya.
Dan masalah telat itu dikarenakan adanya masalah data data mahasiswa.
“Bila ada keterlambatan pencairan, itu dapat disebabkan banyaknya data yang perlu diverifikasi seperti kesalahan nomor rekening bank dan lain lain serta dilakukan secara kolektif oleh pengelola pusat. Maka jika ada satu saja yang salah mempengaruhi semuanya,” Sambung nya.
Ia kembali menekankan Bahwa Unimal adalah Kampus nya Rakyat.
“Unimal sebagai kampus rakyat tetap berkomitmen memberikan kesempatan belajar seluas luasnya bagi masyarakat,” tandas Rektor.
Sebelum nya, ia juga mengatakan Pada Wartawan MetroRakyat.com bahwa Posisi nya sedang Di Kemenrisdikti Jakarta yang sedang lakukan pertemuan penting. (MR/AR)
