Judi Togel Belawan Meresahkan warga “Bandar Gunakan Sistem One Power”

Judi Togel Belawan Meresahkan warga   “Bandar Gunakan Sistem One Power”
Bagikan

METRORAKYAT.COM, BELAWAN – Judi Togel meresahkan masyarakat Belawan dan Sekitarnya sehingga berbagai kalangan membicarakan hal tersebut, Kamis (5/4).

Menurut salah seorang warga Siti Rahmah bahwa Judi dan Togel di Belawan dikendalikan Kentakle sistem one power. “Judi dan Togel di Belawan ini seperti sistem gurita raksasa, seperti dikendalikan oleh ‘one power’ tapi menggunakan kentakle kentakle yang kuat dan rakus akan uang haram,” ujarnya via WhatsApp.

Cara mengapusnya / memberantasnya musnahkan one power tersebut agar kentakle kentkle lemah.

“Siapa one power tersebut. One Power tersebut adalah ANGAKAR MURKA / NAFSU serakah secara sistematik dan terorganisir yaitu para pemain judi tersebut, dan dibakcup oleh kentakle kentakle berpengaruh di Belawan.

Secara letak geografis kota Belawan yang terletak di pinggiran utara kota Medan dan berbatasan dengan laut, maka sudah menjadi satu ciri khas daerah pinggiran itu identik dengan kekumuhan dan seperlengkapannya, seperti judi, togel, Narkoba, Miras dan penyakit sosial masyarakat lain nya. Faktor penyebabnya muncul penyakit sosial masyarakat ini adalah latar belakang pendidikan agama, formal, ekonomi dan lingkungan pendukung,” tambahnya lagi.

Belawan merupakan zona ekonomi kawasan Medan bagian utara ada PELINDO, POLRES, KEJARI BELAWAN, BAHKAN ADA LANTAMAL I berada di kawasan Belawan.

“Seharusnya keberadaan instansi besar tersebut mampu mengambil fungsi edukasi kepada masyarakat Belawan. Dengan berbagai program kepedulian yang instansi besar adakan, seharusnya dapat menjawab berbagai permasalahan sosial di Belawan,”ungkap Siti.

Tapi ini terkesan instansi tersebut seperti segerombolan hewan penghisap darah atau sejenis pohon benalu yang terus saja menikmati hasil kekayaan, kemakmuran daerah Kota Belawan tanpa memperhatikan aspek aspek keindahan dan kesetaraan norma norma yang ada

Sehingga terkadang ada saja oknum-oknum yang jahat yang mengatas namakan instansi besar tersebut memanfaatkan situasi ini.

“Disinilah diperlukan sosial kontrol yang intens dan continiu yang dilakukan oleh LSM, ORMAS, TOMAS, dan Awak Media agar mendapatkan informasi yang berimbang dan positif,”tegas dia kembali. (MR/Aril)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.