Sosperda Sesi II: Duma Hutagalung Tekankan Tertib Adminduk untuk Nikmati Layanan Kesehatan

Sosperda Sesi II: Duma Hutagalung Tekankan Tertib Adminduk untuk Nikmati Layanan Kesehatan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) sesi kedua bersama warga Jalan Perkutut, Kelurahan Helvetia Tengah, Sabtu (13/9/2025) pukul 14.00 WIB sampai selesai.

Dalam kegiatan ini, Duma menekankan pentingnya tertib administrasi kependudukan (Adminduk) agar masyarakat dapat maksimal memanfaatkan program layanan publik, khususnya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Universal Health Coverage (UHC).

“Kalau ada anggota keluarga yang belum tercatat di Kartu Keluarga, otomatis tidak bisa menggunakan UHC. Karena itu, bapak ibu harus segera mengurus Adminduk di kelurahan atau Disdukcapil. Prosesnya mudah dan gratis,” tegasnya.

Lurah Helvetia Tengah, Nikma Marbun, juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan.

“Kalau kita sehat, semua bisa dilakukan. Karena itu mari ikuti sosialisasi ini agar paham prosedur pelayanan kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit,” ujarnya.

Nikma menjelaskan, petugas Disdukcapil sudah ditempatkan di kantor lurah untuk mempermudah warga dalam perekaman maupun perbaikan dokumen kependudukan.

Sementara itu, Kepala Lingkungan 1, Doni, menyampaikan keresahan warganya mengenai keterlambatan pembayaran iuran BPJS dan masih adanya warga yang belum terdaftar sebagai peserta.
Menanggapi hal itu, Duma menegaskan bahwa warga Medan kini bisa memanfaatkan program UHC hanya dengan KTP. Bahkan mulai 1 Oktober 2025, program tersebut akan diperluas ke seluruh wilayah Sumatera Utara.

Selain itu, Duma juga mengingatkan agar warga bijak menentukan kelas kepesertaan BPJS.

“Kalau ingin naik kelas, sebaiknya dilakukan saat sehat. Kalau menunggu sakit baru pindah kelas, biayanya akan jauh lebih besar,” pesannya.
Pada kesempatan ini, perwakilan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial turut hadir memberikan pemahaman teknis mengenai prosedur pelayanan kesehatan.

Duma berharap, dengan tertib administrasi, masyarakat tidak lagi terkendala dalam mengakses layanan kesehatan maupun kebutuhan hukum lainnya, termasuk pendidikan dan pengurusan ahli waris.

Sosialisasi yang dihadiri ratusan warga ini ditutup dengan pembagian seminar, nasi dan kue kotak kepada seluruh undangan.(MR/Irwan)

Metro Rakyat News