Mengaku Polisi, Polsek Delitua Tangkap Sindikat Curanmor
MetroRakyat.com | MEDAN — Kapolrestabes Medan Kombes Pol H. Mardiaz Kusin Dwihananto SIK, MHum didampingi Kapolsek Deli Tua Kompol Wira Prayatna SH. SIK membenarkan pihaknya berhasil meringkus sindikat curanmor yang mengaku sudah beraksi di 16 TKP, Minggu ( 23/10) dengan korban bernama Redi Daud Tarigan warga Jln. Karya Bakti No. 1 Lingkungan 2 Kel. Sari Rejo Kec. Medan Polonia. “Hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku sudah beraksi di 16 TKP, kepada masyarakat yang telah menjadi korban diharapkan segera membuat laporan Polisi”, ujar Kapolrestabes.
Lebih jauh Wira Prayatna mantan Waka Sat Narkoba Polrestabes Medan menjelaskan, para tersangka sindikat curanmor terdiri dari 3 pelaku dengan identitas LE, 23 th beralamat Jln. Saudara Pasar Mati No. 22 Padang Bulan Kel. Beringin Kec. Medan Selayang, ES alias Otong, 32 th, beralamat Jln. Bunga Ester Padang Bulan No. 29 Kel. Beringin Kec. Medan Selayang dan RP, 39 th, beralamat Jln. Gereja HKBP Kel. Beringin Kec. Medan Selayang. Dalam melakukan aksinya, pelaku selalu mengaku sebagai petugas Leasing dari berbagai perusahaan jasa Leasing.
Kronologis kejadian pada hari Kamis (28/3/2016) sekira pukul 18.00 WIB , adik korban ABDI NELSON TARIGAN meminjam sepeda motor korban dengan alasan mengantar makan siang untuk istrinya. Diperjalanan adik korban bertemu dengan pelaku curanmor inisial LE, ES, di gang Rel sehingga pelaku leluasa mengambil sepeda motor korban dengan alasan meminjam dan hingga sampai di Laporkan ke Polsek Deli Tua Sepeda Motor tersebut tidak kunjung di kembalikan. Diketahui dari hasil penyelidikan, bahwa sepeda motor korban telah di jual pelaku di Kabanjahe seharga 3 Juta Rupiah.

Pada hari Rabu (19/10/2016), team buser Polsek Deli Tua berhasil meringkus LE dan ES beserta barang bukti Barang bukti sepeda motor korban. Berdasarkan keterangan tersangka ES, diketahui bahwa pelaku RO residivis juga terlibat dlm kasus Curas, dan pelaku berhasil di tangkap di jln. Gereja Kel. Beringin kec. Medan selayang.
Keterangan Pelaku dan hasil Lidik, para pelaku pernah melakukan kejahatan lainnya, tercatat 16 TKP :
1.Diatas Fly over simpang pos.bln september 2016 : honda supra 125 warna hitam.
2.Diatas Fly over simpang post bln september 2016 : yamaha vixion warna putih.
3.Jln.A.H.Nasution depan kampus STIKOM simpang pos bln agustus 2016: yamaha mio j warna putih.
4.Jln.A.H.Nasution sebelum kampus triguna darma bln agustus 2016 : jenis supra merek mocin.
5.Jln A.H.Nasutio depan lpgn sejati bln agustus 2016 : yamaha vixion warna hitam
6.Jln.STM.simpang alfala sebelum pengadaian bln september : yamaha vixion warna putih.
7.Jl.Ngumban surbakti lewat basarnas bln september 2016: honda scopy warna putih.
8.Jl.Ngumban surbakti dekat cafe permata bln juli 2016 : honda supra 125.
9.Jl.Ngumban Surbakti dekat lapangan Futsal bln agustus 2016 : suzuki satri Fu warna merah.
10.Jln Setia budi simpang pemda lampu merah bln september 2016 : honda supra 125 warna hitam.
11.Jl.Jamin gonting depan P.Citra Garden bln juli 2016: yamaha vega R.warna silver
12.Jl.Ngumban Surbakti simpang elisabet bln juli 2016: honda supra 125 warna hitam.
13.Jl.Ringroad sebelum Spbu bln september 2016: yanaha juputer warna hitam
14.Jl.A.H.Nasution simpang karya wisata.bln juni 2016 : honda supra x 125 warna hitam.
15.Jl.Luku I pondok We.bln juni 2016.yamaha Mio warna hitam.
16.Jl.Dr mansyur dpn pintu 4 USU.bln juli 2016.Honda supra 125 warna hitam.
Dengan terungkapnya sindikat Curanmor ini, diharapkan tindak kejahatan curanmor di wilkum Deli Tua akan berkurang. Warga diminta untuk waspada dan memasang kunci ganda pada Kendaraan miliknya ketika diparkir. (MR/HUMAS/RED).
