Antonius Tumanggor: Wali kota Medan Bukan Superman atau Aladin di Negeri Dongeng, Mari Dukung dan Beri Masukan Positip

Antonius Tumanggor: Wali kota Medan Bukan Superman atau Aladin di Negeri Dongeng, Mari Dukung dan Beri Masukan Positip
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, menilai kinerja Wali Kota Medan Rico Waas selama dua tahun kepemimpinannya berjalan baik.

Menurut politisi NasDem tersebut, pembangunan fisik dan tata kelola pemerintahan terus berjalan, sementara Rico dinilai cukup responsif terhadap kritik dan tegas dalam mengambil kebijakan.

Antonius menegaskan, penilaian terhadap kepemimpinan Rico tidak semata-mata karena keduanya berasal dari partai yang sama yakni lartai NasDem.

“Bukan karena beliau kader NasDem maka saya bela-bela. Rico Waas sudah bekerja maksimal selama dua tahun. Kalau masih ada kekurangan, itu normatif. Beliau bukan Superman atau Aladin dengan lampu ajaib di cerita dongeng yang bisa simsalabim dan semuanya langsung jadi. Ini pemerintahan, bukan negeri dongeng,” kata Antonius kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan proses dan kehati-hatian, terutama karena seluruh program menggunakan anggaran APBD. Kesalahan dalam pengelolaan anggaran, kata dia, justru dapat berujung pada persoalan hukum.

Antonius bahkan menyebut Rico sebagai salah satu kader terbaik NasDem yang memiliki kemampuan memimpin secara terukur.

“Rico Waas kader terbaik NasDem yang cerdas. Kebijakannya tidak asal-asalan, tetapi tuntas, lancar dan terukur. Karena itu tidak sia-sia pasangan Rico-Zaki pada Pilkada 2024 lalu mendapat dukungan mayoritas partai,” ujarnya.

Namun, Antonius mengakui masih terdapat sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program Pemko Medan.

Ia menilai masalah tersebut lebih banyak berkaitan dengan kinerja sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Karena itu, ia mendesak Rico Waas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepala OPD, camat hingga lurah yang dinilai belum maksimal menerjemahkan visi dan misi kepala daerah.

“Kalau ada yang kurang, kesalahannya lebih banyak pada kadis-kadisnya. Wali kota harus segera mengevaluasi kinerja pimpinan OPD, camat sampai lurah,” tegasnya.

Antonius juga mengingatkan anggota DPRD, khususnya dari partai pendukung pemerintah, agar tidak hanya mengkritik, tetapi turut memberikan masukan dan melakukan pengawasan terhadap OPD.
Menurutnya, kepala daerah tidak mungkin bekerja sendirian. Keberhasilan program wali kota sangat bergantung pada kemampuan OPD sebagai perangkat pelaksana pemerintahan.

“Wali kota adalah jabatan politik yang diusung partai. Partai pengusung harus melindungi dengan cara mendorong OPD bekerja maksimal. Jangan sampai sudah kita usung, tetapi justru dijelek-jelekkan. Kepala daerah juga merupakan marwah partai pengusung,” katanya.

Kinerja OPD Akan Dievaluasi

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas mengakui kritik dari DPRD menjadi masukan penting bagi pemerintahannya, khususnya terkait pelayanan publik seperti administrasi kependudukan, persoalan utang hingga pemutakhiran data desil kesejahteraan sosial.

Rico mengatakan, penyelesaian berbagai persoalan tersebut membutuhkan koordinasi yang lebih kuat antarlembaga. Ia juga meminta jajarannya meningkatkan komunikasi dengan DPRD.

“Harus kita ajari OPD bagaimana berkomunikasi lebih intens dengan rekan-rekan dewan. Masa anggota dewan yang dipercaya masyarakat tidak bisa mendapatkan komunikasi yang baik?” ujar Rico.

Rico menegaskan kinerja OPD akan menjadi salah satu indikator penting dalam mengevaluasi jalannya pemerintahan.

“Kinerjanya harus tinggi. Kalau tidak tinggi, kita catat. Kita bisa lihat. Ada Inspektorat,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD maupun forum perencanaan pembangunan harus mampu diterjemahkan menjadi program dan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Intinya bagaimana menangkap aspirasi. Itu yang penting. Kepala komunikasi juga harus aktif,” pungkasnya.(MR/red)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan