Godfried Lubis Sebut Dua Tahun Kinerja Wali Kota Medan Gagal, Janses Simbolon Beri Pandangan Berbeda

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Pernyataan anggota DPRD Kota Medan, Godfried Effendi Lubis, yang menilai hampir dua tahun kinerja Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas gagal dan belum menunjukkan terobosan, mendapat tanggapan berbeda dari sesama anggota DPRD Medan, Janses Simbolon.
Politisi Fraksi Hanura tersebut menilai program yang dijalankan Wali Kota Rico Waas selama ini telah berjalan dan dirasakan masyarakat. Namun, menurut Janses, persoalan justru terletak pada kinerja sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan.
Janses pun mendesak Wali Kota Medan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pimpinan OPD, camat hingga lurah yang dinilai belum mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program kerja yang maksimal.
“Menurut saya kesalahannya terletak pada kadis-kadisnya. Untuk itu saya mendesak agar Wali Kota Medan Rico Waas segera melakukan evaluasi atas kinerja mulai dari pimpinan OPD, camat sampai ke tingkat lurah,” tegas Ketua DPC Partai Hanura Kota Medan ini kepada awak media, Selasa (25/8).
Menurutnya, kepala OPD memiliki peran penting dalam membantu Wali Kota merealisasikan berbagai program pembangunan. Namun, jika kinerja OPD tidak maksimal, sorotan publik akhirnya tetap diarahkan kepada Wali Kota.
“Para kadis bukan bekerja bagaimana agar visi dan misi Wali Kota Medan lewat program-program yang telah dicanangkannya terwujud dalam membangun Kota Medan. Mereka belum mampu bekerja sesuai apa yang diharapkan oleh pimpinan mereka, yaitu Rico Waas selaku Wali Kota Medan,” ujarnya.
Janses menilai kondisi tersebut membuat Wali Kota seolah-olah terlihat lemah dan gagal menjalankan visi dan misinya. Padahal, kata dia, sejumlah program Pemko Medan sudah mulai dirasakan masyarakat.
“Jadi pernyataan ini hanya untuk melengkapi pernyataan saudara Godfried Lubis yang justru menurut saya kurang tepat diarahkan hanya kepada Wali Kota Medan saja. Dibutuhkan kerja sama semua pihak dalam mewujudkan visi, misi serta program kerja Wali Kota Medan,” katanya.
Selain persoalan kinerja OPD, Janses juga menyoroti komitmen Pemko Medan mengalokasikan sekitar 35 persen anggaran APBD untuk pembangunan di wilayah Medan Utara.
Menurutnya, realisasi pembangunan di kawasan tersebut masih belum maksimal.
“Untuk itu, saya mendorong Wali Kota Medan segera melakukan evaluasi terhadap OPD-OPD, camat bahkan lurah yang dinilai tidak mampu menjalankan apa yang sudah dicanangkan untuk Kota Medan,” pungkasnya. (mr/Irwan)


