Sosperda di Dwikora, Dame Duma Desak Kekosongan Kepling 11 dan Masalah Banjir Segera Dituntaskan
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, mendesak Pemerintah Kecamatan Medan Helvetia agar segera menyelesaikan kekosongan jabatan Kepala Lingkungan (Kepling) 11 di Kelurahan Dwikora yang telah berlangsung hampir satu tahun.
Desakan tersebut disampaikan Dame Duma saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Kota Medan ke-I Tahun 2026, Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, yang berlangsung di Jalan Setia Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (18/01/2026) pukul 14.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, warga Lingkungan 11 Gang Hidayah menyampaikan keluhan secara langsung. Salah satunya disampaikan oleh Umi Alhasah, yang mengaku warga merasa kebingungan karena tidak adanya Kepling sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tingkat lingkungan.
“Kami sudah satu tahun tidak memiliki Kepling. Kalau ada persoalan, kami bingung harus melapor ke siapa. Kami mohon bantuan Ibu Duma agar masalah ini bisa segera diselesaikan,” ungkapnya.
Menanggapi aduan tersebut, Dame Duma langsung bertindak cepat dengan menghubungi Camat Medan Helvetia, Junaidi, melalui sambungan telepon di hadapan warga.
“Pak Camat, mohon kekosongan Kepling 11 ini segera dituntaskan. Kalau bisa, biarkan masyarakat memilih langsung Kepling-nya agar roda pemerintahan di lingkungan tersebut dapat berjalan optimal,” tegas politisi tersebut.
Tak hanya persoalan Kepling, warga juga mengeluhkan banjir yang kerap melanda Jalan Setia Luhur setiap kali hujan turun, meski intensitas hujan tidak terlalu tinggi.
“Hujan sebentar saja, jalan kami langsung tergenang. Ini sudah sering terjadi, Bu,” keluh warga lainnya.
Menindaklanjuti persoalan banjir tersebut, Dame Duma kembali bergerak cepat dengan menghubungi Kepala UPT SDABMBK Wilayah Barat, Agustustina, dan meminta agar dilakukan peninjauan langsung ke lokasi.
“Kami sudah sepakat, Senin pagi (19/01/2026) akan turun langsung ke lapangan bersama pihak terkait dan perwakilan warga untuk melihat sumber penyebab banjir sekaligus mencari solusi konkret,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan Sosperda tersebut, perwakilan Camat Medan Helvetia melalui Kasi Pemerintahan, Lurah Dwikora yang diwakili Kepling 12, BPJS Kesehatan, serta perwakilan Dinas Sosial.(MR/Red)
