Call Center 0811-6221-733, Jalur Cepat Laporan Bencana di Sumatera Utara
METRORAKYAT. COM, MEDAN – Menghadapi musim penghujan tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan kesiapan penuh dalam memperkuat sistem komunikasi darurat dan respons cepat terhadap potensi bencana di seluruh wilayah.
Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih mengatakan, kunci utama penanganan bencana yang efektif terletak pada kecepatan informasi dan koordinasi lintas daerah.
Untuk itu, BPBD Sumut kini telah mengoptimalkan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) yang beroperasi 24 jam melalui Call Center 0811-6221-733.
“Yang paling penting adalah bagaimana informasi bencana bisa sampai dengan cepat, dari kabupaten hingga ke provinsi dan BNPB. Kita punya Pusdalops yang aktif 24 jam, dengan Call Center di nomor 0811-6221-733,” ujar Tuahta di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (8/10).
Menurutnya, sistem ini memungkinkan setiap laporan bencana langsung diteruskan ke pimpinan daerah hingga Gubernur Sumut secara real time, sehingga koordinasi dapat dilakukan seketika.
“Begitu laporan masuk, saya dan Pak Gubernur langsung mengetahuinya. Dengan begitu, keputusan dan langkah penanganan bisa diambil tanpa menunggu lama,” jelasnya.
Sebagai contoh, Tuahta menuturkan penanganan cepat kebakaran hutan yang terjadi di Kabupaten Padang Lawas (Palas) beberapa waktu lalu. Dalam waktu kurang dari 2×24 jam, tim BPBD Sumut sudah berada di lokasi membawa bantuan peralatan, termasuk pompa air untuk membantu Pemkab Palas.
“Kurang dari dua hari, personel kita sudah tiba di lokasi. Bahkan sebagian peralatan masih kita tinggalkan di sana sebagai dukungan selama masa kebakaran berlangsung,” kata Tuahta.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan bukan hanya soal peralatan dan personel, tetapi juga tentang sinergi antarinstansi, khususnya antara BPBD provinsi dan kabupaten/kota.
“BPBD Sumut harus menjadi ‘super power’ dalam koordinasi. Artinya, kita harus berdampingan dengan BPBD setempat agar penanganan bencana bisa cepat, tepat, dan terukur,” tegasnya.
Selain layanan call center 24 jam, BPBD Sumut juga memperkuat jaringan komunikasi lintas instansi, melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah, guna memastikan setiap laporan bencana dapat segera ditindaklanjuti.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi kesiapsiagaan Pemerintah Provinsi Sumut dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan rob yang diprediksi meningkat selama musim hujan Oktober 2025.(MR/Red)

