1,6 Ton Beras hingga 600 Liter Minyak Ludes, Antusiasme Warga Kwala Bekala Sambut Pasar Murah
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kantor Kelurahan Kwala Bekala, Jalan Luku II No 4, Kecamatan Medan Johor, Jumat (4/9)), diserbu warga hingga seluruh bahan pokok yang dijual ludes terjual sebelum tengah hari.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00-12.00 WIB itu bahkan harus ditutup lebih cepat karena stok barang habis.
Beras menjadi komoditas paling diburu warga dalam pasar murah tersebut. Sebanyak 336 karung beras kemasan 5 kilogram atau setara 1.680 kilogram ludes terjual habis diserbu masyarakat.
Selain beras, gula pasir merek Rose Brand yang disediakan sebanyak 100 kilogram (5 karung-20 kilogram) juga habis tak bersisa.
Minyak goreng yang menjadi salah satu komoditas paling laris turut ludes terjual, dengan total 600 liter atau setara 50 kotak kemasan 12 liter. Tak ketinggalan, telur ayam sebanyak 40 papan juga habis diborong warga.
Tingginya antusiasme warga tidak lepas dari kondisi Kelurahan Kwala Bekala yang selama ini belum pernah mendapatkan program bantuan pangan. Kehadiran pasar murah pun dinilai menjadi solusi tepat, khususnya bagi warga kurang mampu di kelurahan tersebut untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Perindag dan ESDM Sumut Dedi JP Harahap mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu perhatian utama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Kegiatan pasar murah ini merupakan salah satu konsern Bapak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam rangka menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat. Kita ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujar Dedi.
Menurut Dedi, kegiatan pasar murah memberikan tiga manfaat utama bagi masyarakat, yakni memberikan akses pangan yang terjangkau, meringankan pengeluaran warga, serta menjadi bagian dari upaya stabilisasi harga bahan pokok di tengah tingginya kebutuhan pangan masyarakat.
Pemprov Sumut melalui Dinas Perindag dan ESDM menegaskan akan terus mendorong langkah-langkah konkret serupa untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mendukung daya beli masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang belum tersentuh program bantuan pangan lainnya.(MR/red)
