MinyaKita dan Gula Ludes, Pasar Murah Pemptovsu di Percut Sei Tuan Bantu Warga 

MinyaKita dan Gula Ludes, Pasar Murah Pemptovsu di Percut Sei Tuan Bantu Warga 
Bagikan

METRORAKYAT. COM, DELI SERDANG – Pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejumlah komoditas bahkan habis terjual sebelum siang hari.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, mengatakan tingginya serapan komoditas menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih cukup tinggi.

Hal itu disampaikannya pada Sabtu (5/9/2026), saat menjelaskan pelaksanaan pasar murah yang berlangsung Kamis (3/9/2026) di Kantor Camat Percut Sei Tuan, Jalan Abiyoso, Dusun XIV, Desa Saentis.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Sumut menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula pasir, MinyaKita dan telur.

Dari data pelaksanaan, stok gula pasir sebanyak 100 kilogram habis terjual. Begitu juga MinyaKita sebanyak 600 liter yang seluruhnya terserap masyarakat.

Komoditas telur sebanyak 50 papan juga ludes terjual dalam kegiatan tersebut.

Sementara untuk beras, dari stok awal sebanyak 200 karung, sebanyak 120 karung berhasil terjual. Dengan demikian, masih terdapat 80 karung beras yang tersisa.

Menurut Dedi, kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan rendahnya kebutuhan masyarakat terhadap beras. Berdasarkan catatan pelaksanaan, sebelumnya telah dilakukan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat miskin sebanyak 30 kilogram per kepala keluarga (KK).

“Karena sebelumnya sudah ada kegiatan bantuan pangan sebanyak 30 kilogram per KK, sehingga stok beras pada pasar murah masih tersisa,” demikian keterangan dalam laporan pelaksanaan kegiatan.

Dedi menegaskan, pasar murah merupakan salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Tingginya serapan terhadap MinyaKita, gula pasir dan telur menjadi indikator bahwa program pasar murah masih mendapat respons positif dari masyarakat.

Rincian stok dan penjualan:

– Beras: stok 200 karung, terjual 120 karung, tersisa 80 karung.
– Gula pasir: stok 100 kilogram, habis terjual.
– MinyaKita: stok 600 liter, habis terjual.
– Telur: stok 50 papan, habis terjual.

Pasar murah tersebut turut dihadiri Bupati Deli Serdang dan digelar bersamaan dengan kegiatan Gebyar PAUD. Antusiasme warga terlihat dari cepatnya sejumlah komoditas kebutuhan pokok terserap hingga sebelum siang hari.(MR/red)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News