Proyek U-Ditch Dinilai Gagal, Hujan Sebentar Jalan Danau Singkarak Kembali Kebanjiran, Pengendara Pasrah Lewati Banjir

Proyek U-Ditch Dinilai Gagal, Hujan Sebentar Jalan Danau Singkarak Kembali Kebanjiran, Pengendara Pasrah Lewati Banjir
Bagikan

METRORAKYAT. COM, MEDAN – Hujan deras yang mengguyur Kota Medan, Senin (22/9/2025), sore membuat Jalan Danau Singkarak, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, kembali terendam banjir. Genangan air setinggi dengkul orang dewasa membuat pengendara roda dua dan empat terjebak di tengah jalan.

Awak media yang berada di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB melihat pengendara hanya bisa pasrah melewati banjir. Bahkan, sejumlah sepeda motor mogok hingga harus didorong pemiliknya.

Rustam (45), warga Jalan Abdul Manaf Lubis, mengaku kecewa karena banjir di lokasi itu tak kunjung teratasi meski proyek drainase U-Ditch sudah dikerjakan.

“Mau bagaimana lagi bang, awalnya saya kira genangan cuma kecil, ternyata makin ke tengah makin dalam. Padahal sudah dibangun u-ditch, tapi tetap saja banjir,” ujarnya dengan nada kesal.

Hal senada disampaikan Roni, warga Sekip, yang kendaraannya juga terjebak banjir.

“Hampir semua jalan yang saya lewati banjir, tapi di Danau Singkarak ini paling parah. Saya kira sudah aman, rupanya lebih dalam,” keluhnya.

Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.PdB, ikut menyoroti kondisi tersebut. Ia menyayangkan proyek U-Ditch yang menelan anggaran miliaran rupiah justru tidak berfungsi maksimal.

“Seharusnya proyek yang menjadi prioritas Pemko Medan melalui Dinas SDABMBK ini bisa mengurangi banjir, tapi faktanya gagal. Proyek yang dimulai sejak 2022 saat Kepala Dinas PU dijabat Topan Obaja Ginting di bawah kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution semestinya diawasi ketat,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mempertanyakan kinerja Plt. Kadis SDABMBK, Gibson Panjaitan, dalam melakukan pengawasan.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Wali Kota bersama pejabat terkait perlu turun langsung meninjau, agar proyek U-Ditch yang selesai maupun yang masih berjalan benar-benar sesuai rencana. Kalau tidak, banjir seperti ini akan terus terulang meski proyek sudah dikerjakan,” pungkasnya.(MR/irwan)

Metro Rakyat News