DR. Dra. Lily MBA, MH Himbau Masyarakat Karya Celincing Tidak Buang Sampah Sembarangan dan Manfaatkan Bank Sampah

DR. Dra. Lily MBA, MH Himbau Masyarakat Karya Celincing Tidak Buang Sampah Sembarangan dan Manfaatkan Bank Sampah
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan dari fraksi PDI Perjuangan Kota Medan, DR. Dra. Lily MBA, MH menghimbau seluruh warga masyarakat kota Medan khususnya kelurahan Karya Clincing Kelurahan Glugur Kota Kecamatan Medan Barat agar menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini ditegaskan Lily pada pelaksanaan Sosialisasi Perda No. 7 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Persampahan. Kegiatan Sosperda tersebut dihadiri seribuan warga yang berasal dari kelurahan Karya Clincing dan sekitarnya, Minggu (23/3) dimulai pukul 14.00 Wib sampai selesai.

Pada pemaparannya tentang pengelolaan persampahan Lily menjelaskan, Sampah dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan warna tempat sampahnya, yaitu hijau, kuning, merah, biru, dan abu-abu.

“Warna hijau, untuk sampah organik yang dapat diolah menjadi kompos. Warna kuning untuk sampah anorganik yang Sampah anorganik dapat dimanfaatkan untuk kerajinan atau daur ulang di pabrik. Warna Merah adalah untuk sampah berbahaya, dan beracun (B3), contoh baterai, alat medis, pecahan kaca, bahan kimia, komponen elektronik, dan zat beracun (B3) dan warna abu abu untuk menampung sampah residu, yaitu sampah yang tidak termasuk dalam kategori sampah organik, non organik, B3, dan kertas, “ujarnya.

Lebih lanjut Lily MBA juga menjelaskan manfaat dari pemilah sampah Pemilahan sampah berdasarkan warna dapat membantu proses daur ulang atau pemanfaatan sampah di kemudian hari. Selain itu, pemilahan sampah juga dapat menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Lurah Glugur Kota A. Sukri AR, S.Sos, MAP menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Medan, DR.Dra.Lily MBA tentang pengelolaan Persampahan adalah sangat baik.

“Ini sangat baik sekali apalagi diangkat tentang sampah. Penanganan petugas pengangkutan sampah di kota Medan memang sudah baik namun kita berharap agar sampah tidak menjadi masalah, kami sangat berterimakasih kepada masyarakat jika tidak membuang sampah sembarangan, “ucap Lurah.

Lurah Glugur Kota Ini pun menghimbau agar warga tertib membayar iuran sampah yang manfaatnya adalah untuk penambah pendapatan asli daerah yang kegunaanya juga untuk menambah sarana dan prasarana perbaikan pengelolaan sampah di kota Medan.

Indra Utama Pohan, Direktur Bank sampah dinas Lingkungan Hidup Medan menambahkan saat ini, sampah sudah dapat dikelola kembali dan mampu menjadi penambah ekonomi keluarga. Disebut Indra, ada 5 jenis sampah yang mana masing masing sampah dibedakan menurut klasifikasinya.

“Ada sampah yang dapat didaur ulang, sampah yang dapat dijadikan pupuk. Untuk sampah rumah tangga biasanya dapat dijadikan pupuk kompos atau di daur ulang kembali. “Pemerintah kota Medan, sudah memiliki program bernama Bank Sampah. Dan program ini sudah lama berjalan. Masyarakat dapat menjual sampah mereka ke bank sampah. Bagi petugas bank sampah yang dinilai melaksanakan tugas dengan baik membantu masyarakat mengelola sampah, ada program beas siswa diberikan kepada anak anak mereka mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA, “ujar Pohan.

Selain itu, sebut Indra lagi, pemilahan sampah dapat membantu mempermudah petugas sampah memisahkan sampah sesuai jenis nya.

Pada sesi tanya jawab, warga ada mengeluhkan jadwal petugas sampah yang tidak tentu datang kerumah-rumah warga, hasilnya, ada sampah sampah yang akhirnya menimbulkan bau yang tidak sedap. Warga meminta agar petugas kebersihan sampah memiliki jadwal teratur.

Warga juga meminta agar sosialisasi tentang bank sampah dapat terus dilakukan sehingga semakin banyak yang mengetahui program tersebut.

Diakhir kegiatannya, Lily menekankan agar adanya kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjadikan sampah sebagai peluang sebagai penambah ekonomi rumah tangga. Apalagi dengan adanya program bank sampah banyak manfaat yang didapat. “Sampah yang bisa didaur ulang baik dijadikan pupuk maupun kerajinan tangan, bisa juga penambah penghasilan buat keluarga, ” kata politisi dari fraksi PDI Perjuangan kota Medan ini.

Turut hadir juga para kepala lingkungan se-kelurahan Glugur Kota, Harianto mewakili PAC PDI Perjuangan kecamatan Medan Barat.

Kegiatan sosperda tersebut pun diakhiri dengan berfoto bersama dan membagikan suvenir, nasi dan kue kota kepada seluruh tamu undangan yang hadir. (MR/Irwan)

Metro Rakyat News