Beri Pemahaman Tentang Pancasila, Dame Duma Ajak Masyarakat Pererat Persatuan dan Tidak Mudah Terpecah

Beri Pemahaman Tentang Pancasila, Dame Duma Ajak Masyarakat Pererat Persatuan dan Tidak Mudah Terpecah
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, mengajak masyarakat Kelurahan Sei Agul untuk terus mempererat persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memecah belah bangsa.

Ajakan tersebut disampaikan Duma saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang berlangsung di Jalan Karya Mesjid, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (19/6).

Menurut politisi Partai Gerindra itu, kegiatan Wawasan Kebangsaan merupakan program yang wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota DPRD Kota Medan sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kebangsaan dan pengamalan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan NKRI merupakan empat pilar kebangsaan. Pancasila sebagai ideologi dan landasan utama bangsa berfungsi sebagai pedoman hidup serta sumber dari segala sumber hukum dalam penyelenggaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Duma.

Ia berharap seluruh peserta yang hadir dapat menyerap materi yang disampaikan narasumber sehingga semakin memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber Benny Sihotang menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap wilayah darat, laut, dan udara sebagai satu kesatuan yang utuh.

Benny menuturkan, kehancuran suatu negara umumnya dipicu oleh kombinasi faktor internal dan eksternal, seperti korupsi, oligarki, ketidakadilan hukum, krisis ekonomi, konflik sosial, perpecahan, hingga kemunduran moral dan etika masyarakat.

“Negara akan menjadi kuat dan sejahtera apabila memiliki tata kelola pemerintahan yang bersih, penegakan hukum yang adil, serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan merata. Semua itu harus didukung pertahanan yang tangguh, kualitas sumber daya manusia yang baik, serta jaminan sosial yang memadai,” jelasnya.

Anggota DPRD Sumatera Utara tersebut juga menegaskan bahwa wawasan kebangsaan memiliki manfaat besar dalam menumbuhkan rasa nasionalisme, memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta membentuk karakter bangsa yang kuat.

“Wawasan kebangsaan menjamin keutuhan wilayah, membantu masyarakat hidup rukun dalam keberagaman, dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia,” katanya.

Menjelang akhir kegiatan, Duma memberikan perhatian khusus kepada generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang bersifat negatif maupun provokatif.

Menurutnya, aksi demonstrasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin di Indonesia. Namun, pelaksanaannya harus dilakukan secara damai dan bertanggung jawab, bukan justru menimbulkan keributan atau konflik.

“Saat ini banyak informasi yang beredar dan dapat menyesatkan. Bahkan ada pihak-pihak tertentu yang berusaha memanfaatkan anak muda untuk kepentingan tertentu. Karena itu, jika ada ajakan untuk ikut demonstrasi tetapi tidak memahami tujuan dan alasannya, sebaiknya jangan langsung diikuti,” tegasnya.

Duma juga mengajak para pemuda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif serta menjauhi narkoba, perjudian, tindakan kriminal, dan segala bentuk perpecahan yang berlatar belakang suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi foto bersama serta pembagian suvenir, kue, dan nasi kotak kepada peserta yang hadir.(MR/Irwan)

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan