Temu Ramah Dengan Mahasiswa Beasiswa KIP Aspirasi Tahun 2022, Sofyan Tan: Duduk di DPR RI Perjuangan Saya, Agar Warga Sumut Kurang Mampu, Bisa Kuliah Sampai Sarjana

Temu Ramah Dengan Mahasiswa Beasiswa KIP Aspirasi Tahun 2022, Sofyan Tan: Duduk di DPR RI Perjuangan Saya, Agar Warga Sumut Kurang Mampu, Bisa Kuliah Sampai Sarjana

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPR RI asal PDI Perjuangan, dr.Sofyan Tan (foto) melaksanakan ramah tamah dengan Mahasiswa Beasiswa KIP Aspirasi Tahun 2022 di Hall Utama Universitas Prima Indonesia lt.10 Kecamatan Medan Petisah Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, Senin (28/11) dimulai pukul 08.00 WIB sampai selesai. Acara di buka oleh pengarah yang juga tim ahli Sofyan Tan di Kota Medan, Yusuf Ginting.

Yusuf Ginting yang juga ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Medan Johor  kepada para orangtua dan mahasiswa yang hadir mengatakan agar selama mengikuti kegiatan ramah tamah dengan dr.Sofyan Tan dapat menyimak semua yang dikatakan dan jika ada nantinya yang mau disampaikan langsung dengan dr.Sofyan Tan dengan tulus dapat langsung disampaikan.

“Sebagai bentuk ucapan terimakasih kita kepada bapak Sofyan Tan tentunya kita beri kesempatan kepada perwakilan dari bapak dan ibu untuk memberikan kata kata ucapan terimakasih karena telah membantu anak-anaknya mendapat bantuan beasiswa KIP Aspirasi Tahun 2022 dan telah cair per-semester,”tutur Jusuf Ginting.

Sementara itu, Lisnawati Ginting dalam pengarahannya dihadapan ribuan mahasiswa dah orangtua mahasiswa yang hadir menerangkan, Beasiswa KIP Aspirasi Tahun 2022 yang telah diterima oleh para mahasiswa merupakan bantuan perjuangan politik. Artinya, bantuan yang diperjuangkan oleh dr Sofyan Tan duduk menjadi anggota DPR RI untuk dapat menjalankan misi politiknya yakni membantu warga masyarakat yang kurang mampu sehingga dapat bersekolah tinggi.

“Kita disini menegaskan, kita semua tidak boleh alergi sama politik. Dan dalam berpolitik harus di isi oleh orang-orang baik. Kita tidak melihat seseorang dari kepintarannya, namun kita melihat orang dari kebaikan yang memiliki etika dan moral,”kata nya.

Lisnawati Ginting juga, berharap para Mahasiswa dan Mahasiswi dapat menjadi seperti Sofyan Tan – Sofyan Tan berikutnya yang baik dan dapat membantu orang-orang tanpa mengharapkan balasan ataupun imbalan.

Lisnawati Ginting pun menjelaskan lagi bahwa Perjuangan Sofyan Tan sehingga dapat terpilih dan duduk kembali di DPR RI adalah bertujuan baik dan dengan tulus bertujuan dapat membantu aspirasi masyarakat khususnya yang kurang mampu.

“Untuk itu, kita tidak boleh alergi terhadap politik dan harus memilih orang baik yang sudah membantu kita tanpa memandang suku, dan agama, dan itu ada pada sosoj dr.Sofyan Tan,”sebut Lisnawaty Ginting.

Kata sambutan Rektor UNPRI yang diwakilkan oleh Wakil Rektor, Said Rizal.
Dijelaskan Said Rizal bahwa perekonomian pasca Covid-19 masih menjadi problem di berbagai sektor, terutama dari sektor pendidikan.

“Kita sangat berterimakasih masih ada sosok seperti dr.Sofyan Tan atas dedikasinya yang peduli dan berusaha untuk memberikan bantuan kepada mahasiswa kurang mampu sehingga dapat berkuliah,”terangnya sembari mengajak agar seluruh mahasiswa dapat tetap menjaga nama baik almamater UNPRI.

Selanjutnya, kepada dr.Sifyan Tan diberikan cinderamata oleh UNPRI sebagai bentuk ungkapan terimakasih atas kepedulian terhadap dunia pendidikan.

dr Sofyan Tan pada kata sambutannya mengucapkan salam bahagia kepada seluruh mahasiswa dan orangtua dimana disebutkan lagi dan dana Beasiswa KIP Aspirasi Tahun 2022 sudah cair dan sudah diterima oleh seluruh mahasiswa.

Diterangkan Sofyan Tan, selama 42 Tahun berkecimpung di dunia pendidikan, dia merasa mutu pendidikan di Indonesia masih sangat rendah. Selain itu angka lulusan perguruan tinggi juga masih minim.

“Sehingga tidak heran jika mutu pendidikan di Indonesia masih sangat jauh tertinggal dari negara maju seperti Jepang. Untuk itu, mari kita tingkatkan kualitas pendidikan dan jumlah lulusan dari Sarjana,”katanya.

Disebut lagi, bangsa Indonesia akan dapat menjadi bangsa yang besar ketika rakyatnya sudah maju dan berpendidikan tinggi.

Saat ini di zaman modernisasi, banyak warga Indonesia yang sudah dijajah. Penjajahan bukan lewat pertempuran dengan senjata, namun dijajah dengan teknologi.

“Sesungguhnya kita harus memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan. Kenapa kita terus miskin, karena tidak menguasai ilmu dan teknologi sehingga hanya bekerja dengan mendapat gaji kecil, sementara seharian penuh terus bekerja,”sebutnya.

Indonesia punya sumberdaya alam dan manusia yang melimpah, saat ini jumlah pengangguran sekitar 9 juta, karena itu pendidikan menjadi yang utama. Tidak lagi cukup hanya tamat SMA namun harus mampu ke jenjang Perguruan Tinggi.

Sofyan Tan mengaku duduk selama delapan tahun di DPR RI, sudah 800 ribu anak dia bantu. “Yang saya perjuangkan saat itu adalah program Pintar bagi anak SD, SMP dan SMA sederajat. Dan saya melihat tamat SMA saja tidak cukup, harus juga dapat berkuliah dan lulus menjadi Sarjana,” sebutnya.

Sofyan Tan juga mengatakan bantuan Beasiswa KIP Aspirasi Tahun 2022 adalah bantuan atas perjuangan nya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Kita bisa miskin namun otak tidak boleh miskin,”sebutnya.

Turut hadir pada acara tersebut tim dr.Sofyan Tan antara lain, Pandapotan Tamba, Bobby Lim, Jusuf Ginting, Lisnawati Ginting, Rektor UNPRI beserta Dekan dan tim dari Tim Rumah Aspirasi dr.Sofyan Tan CBD Polonia Medan. (MR/Irwan Manalu)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.