BEM Fakultas Hukum Unsam Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Gampong Pondok Pabrik
METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Samudra (Unsam) Langsa menyalurkan bantuan untuk korban banjir berupa nasi kota ayam penyet di Gampong (desa) Pondok Pabrik Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa Provinsi Aceh, Jum’at (4/11/2022), sore.
Gubernur BEM Fakultas Hukum Universitas Samudra (Unsam) Langsa, Aqil Dinillah Nasir mengatakan, bantuan makanan berupa nasi Kotak ayam penyet yang disalurkan merupakan hasil penggalangan donasi BEM Fakultas Hukum.
“Alhamdulillah teman-teman BEM Fakultas Hukum bisa menyalurkan langsung bantuan logistik berupa makanan siap saji yaitu nasi kotak untuk korban banjir di Gampong (desa) Pondok Pabrik ini,” ujar Aqil Dinillah Nasir kepada awak media. Dengan disambut langsung oleh Geuchik Gampong (desa) Pondok Pabrik Azman, SH, MH.
Sambungnya, kami sebagai mahasiswa hanya dapat membantu sekedarnya saja, dan untuk perdananya Gampong Pondok Pabrik ini sasaran tujuan pemberian bantuan ini dan Insya Allah berikutnya Gampong yang lain akan kami upayakan.
Lain dari pada itu kami berharap bantuan ini jangan dinilai dari harganya, tapi nilailah dari ketulusan hati kami,” ujarnya.
Gubernur BEM Fakultas Hukum Aqil Dinillah Nasir didampingi teman-teman mahasiswa mengharapkan kepada Pemerintah Kota Langsa untuk segera mencari solusi, “Memang semua bencana adalah kehendak dan rahasia Allah, tapi tidak ada salahnya bila kita berusaha mencari jalan keluarnya. Paling tidak memperkecil dampak dan akibat dari pada bencana banjir ini”, harapnya.
Azman, SH, MH, selaku Geuchik Gampong (desa) Pondok Pabrik mengucapkan ribuan terimakasih atas perhatian dan kunjungan adik-adik mahasiswa.
“Semoga bantuan yang diberikan menjadi ladang amal bagi adi-adik nantinya”
Tambahnya, kemarin Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melalui Dinas Sosial juga telah membantu warga kami dengan bantuan berupa beras, mie instan, minuman air mineral dan lainnya.
Selanjutnya Azman menjelaskan, Gampong Pondok Pabrik ini membawahi 3 dusun dengan jumlah 500 Kepala Keluarga (KK) yang dampak terkena bencana korban banjir, dan ini termasuk banjir terparah dari sebelumnya.
Kami selaku Pemerintahan Gampong (desa), mengharapkan kepada Pemko Langsa untuk memperhatikan Krueng Langsa, dengan melakukan normalisasi atau pembersihan dari sampah maupun dari pohon-pohon yang sudah tumbuh di tengah sungai.
“Disamping itu juga, harus dibangun tanggul di pinggir sungai, yang bertujuan untuk mengantisipasi air banjir datang tidak masuk ke permukiman warga,” jelas Geuchik Gampong (desa) Pondok Pabrik, Azman, SH, MH.
Diluar dari pada itu, dihadapan seluruh mahasiswa yang datang padanya untuk menyerahkan bantuan untuk korban banjir, Azman sambil bercanda bercerita bahwa dirinya pernah menjadi Dosen mengajar di Fakultas Hukum Unsam, pada tahun sebelum adik-adik mahasiswa ini masuk ke perguruan tinggi Unsam Langsa,” imbuhnya.(MR/FAHRID)
