Akses Jalan Utama Menuju Desa Sikabau Putus Akibat Curah Hujan Tinggi, Masyarakat Desak Pemda Segera Membuat Jalan Darurat

Akses Jalan Utama Menuju Desa Sikabau Putus Akibat Curah Hujan Tinggi, Masyarakat Desak Pemda Segera Membuat Jalan Darurat
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PASAMAN BARAT – Di duga akibat curah hujan yang tinggi hingga mengakibatkan akses jalan utama Desa Sikabau lumpuh total Via Simpang Sayur, masyarakat Sikabau terpaksa memutar jalan menempuh 5 kilo meter lebih untuk keluar desa Prihal itu di sampaikan langsung oleh Ahmad Aripin selaku masyarakat Sikabau yang sering melintasi akses jalan utama Sikabau Via Simpang Sayur, Sabtu (03/09/2022).

Ahmad Aripin mengatakan peristiwa ambruknya jalan itu pada hari Jumat malam tanggal (02/09/2022) , namun di ketahui oleh diri nya pada pagi ini sekira pukul 06:00 WIB pada saat Ahmad Aripin hendak berangkat kerja.

“Jika hendak keluar desa masyarakat terpaksa melakukan jalan memutar yang cukup jauh dan juga terjal. Masyarakat Desa Sikabau berharap Pemerintah Daerah Segera melakukan pembuatan jalan sementara jika tidak Anak-anak kami yang bersekolah di luar terancam akan telat sampai kesekolah nya juga demikian bagi kami masyarakat yang bekerja di luar desa,”cap Ahmad Aripin Masyarakat desa Sikabau.

Pihak BPBD Kabupaten Pasaman Barat saat di konfirmasi pihak nya tidak mengetahui bahwa ada akses jalan yang terputus dan baru mengetahui setelah di hubungi oleh awak Media ini .

Kasatlaksa BPBD Kabupaten Pasaman Barat telah mengirim anggota nya untuk megecek lokasi akses jalan yang ambruk itu. sebut Azhar Kasatlaksa BPBD Kabupaten Pasaman Barat .

“Masyarakat Desa Sikabau membutuhkan perhatian juga tanggapan yang cepat dari pemerintah Daerah melalui OPD yang terkait dalam mencari solusi jalan akses Masuk Kedesa kami yang terputus ini,”terang Ahmad Aripin .

Pihak PUPR Kabupaten Pasaman Barat tidak ada yang bisa di konfirmasi terkait putusnya akses jalan desa sikabau , peristiwa ini termasuk Urgent sebab akses jalan utama kedesa sikabau yang bia lewati kendaraan roda empat hanya akses jalan utama via simpang sayur ini .

Dari pantauan awak media, OPD yang terkait dalam penanggulangan kedaruratan di Kabupaten Pasaman Barat ini terkesan lamban dalam mengambil sikap juga jarangnya kepala dinas turun lansung untuk memantau lokasi .

Prihal itu sangat di sayangkan, sebab motor dari penggerak undang- undang dan selaku kaki tangan yang menyukseskan perencanaan Kepala Daerah untuk membangun Kabupaten Pasaman Barat ini yaitu OPD yang tersedia serta di bantu dengan instansi terkait.

Seorang tokoh masyarakat Pasaman Barat mengatakan Bupati nya tegas apa lagi wakil Bupati nya juga tegas, namun di bawah kepemimpinan yang tegas itu masih ada yang nama nya lamban.

“Yang di sebut lamban itu ya mereka yang mempunyai tanggung jawab masing-masing dalam pekerjaan nya serta kedinasan nya kita tidak menyebut OPD yang mana terkesan lamban ,namun prihal seperti akses jalan utama ke desa Sikabau saja mereka tidak tau,” ulas seorang tokoh masyarakat Pasaman Barat.(MR/Red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.