Warga Sergai Geger, Seorang Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kebun PT Socfindo Matapao

Warga Sergai Geger, Seorang Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kebun PT Socfindo Matapao
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Warga Desa Matapao dan Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal mengenaskan di area perkebunan kelapa sawit milik PT Socfindo Matapao, Kamis (30/04/2026).

Korban diketahui bernama Suriadi Sutoyo alias Gendon (45), warga Dusun IV Desa Matapao. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka bacokan di bagian tubuh, terutama pada tangan dan kepala, diduga merupakan korban pembunuhan.

Penemuan korban bermula saat ditemukannya sepeda motor milik korban jenis Yamaha Jupiter tanpa pelat nomor, oleh seorang petugas keamanan (centeng) perkebunan bernama Rahmad sekitar pukul 08.00 WIB saat hendak berangkat kerja.

Komandan regu keamanan perkebunan, Sumardi menjelaskan bahwa awalnya sepeda motor tersebut ditemukan dalam kondisi mencurigakan di area kebun blok 33 Socfindo Matapao.

“Awalnya sepeda motor ditemukan oleh anggota kami. Karena merasa janggal, kami kembali ke lokasi untuk memastikan,” ujar Sumardi kepada awak media di lokasi penemuan.

Kecurigaan tersebut semakin kuat, setelah di sekitar lokasi ditemukannya sarung parang serta adanya bercak darah.

Sumardi kemudian mengumpulkan sejumlah anggota keamanan, termasuk Billy Aswara, dan berkoordinasi dengan personel

TNI untuk melakukan pencarian di sekitar area perkebunan.

Selain itu pihak keamanan juga mendatangi rumah korban untuk memastikan keberadaannya. Menurut keterangan istri korban, diketahui bahwa Gendon tidak pulang sejak malam sebelumnya, dan nomor teleponnya tidak aktif.

“Istrinya menyebutkan korban biasanya sudah pulang sekitar pukul 23.00 WIB, atau paling lambat tengah malam,” jelasnya.

Dengan informasi itu lanjut Sumardi, pencarian terus dilakukan secara intensif dan akhirnya membuahkan hasil, korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi sepeda motornya dalam kondisi sudah meninggal dunia, sekitar pukul 11.00 WIB.

“Anggota kami menelepon dan mengabarkan korban sudah ditemukan, tetapi dalam keadaan meninggal dunia. Kami langsung menghubungi pihak kepolisian,” tambahnya.

Diketahui sehari-hari korban bekerja sebagai penggembala kambing dan lembu, serta sering mencari rumput di sekitar perkebunan. Warga sekitar mengenalnya sebagai pribadi yang baik dan mudah bergaul.

Personel Polsek Teluk Mengkudu bersama tim Satreskrim Polres Sergai langsung turun ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Tim Inafis yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Binrod Situngkir turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian, serta mengungkap dugaan tindak pidana yang terjadi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tragis tersebut. (MR/AS)

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan