Ditanya Standar Pelayanan RSU Kadiskes Deli Serdang Tidak Menjawab  

Ditanya Standar Pelayanan RSU Kadiskes Deli Serdang Tidak Menjawab  
Bagikan

METRORAKYAT.COM, DELI TUA – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Deli Serdang dr Ade Budi Krista tidak menjawab pertanyaan tertulis metrorakyat.com terkait dengan standar pelayanan rumah sakit binaan dinasnya.

Pertanyaan tertulis ini, satu diantara sejumlah pertanyaan yang disampaikan, Jumat (19/8/2022) terkait RSU Hidayah Deli Tua yang menolak pasien BPJS. Alasan regulasi menjadi  jawaban terbanyak Kepala Dinas Kesehatan Deli Serdang dr Ade Budi Krista.

Sebagaimana diberitakan Nursenta Br Keliat, ibu rumah tangga warga Desa Namo Punti Kecamatan Birubiru Deli Serdang , Rabu (17-8-2022)  mendatangi instalasi gawat darurat (IGD) RSU Hidayah.

Saat bersamaan, masyarakat sedang sibuk merayakan HUT ke-77 RI, namun keluarga terpaksa mengantarkan Nursenta Br Keliat ke RSU Hidayah.

“ Lebih kurang satu jam kami tidak dilayani dengan berbagai alasan. Paramedis dan admin seakan tidak merespon adanya pasien seperti saya, “ ujar Nursenta terbata-bata, pasca keluar dari RSU Hidayah, kemarin.

Erwin, adik kandung pesakitan ini mempertanyakan pelayanan yang ada di RSU Hidayah terutama terhadap peserta Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS).“ Saya sudah bilang kakak sangat kesakitan namun tidak ada juga respon,” ujarnya.

Erwin juga melaporkan kondisi pelayanan tersebut ke pejabat BPJS yang nomor kontaknya ada di salah satu ruangan. “ Ada kontaknya disana yakni 08116090275. Awalnya, pejabat ini berpihak kepada kami keluarga pasien. Namun belakangan kami dinasehati dengan macam macam aturan, “ ujar Erwin geleng kepala.

Sebagai keluarga pasien, kata Erwin siap dengan segala konsekwensi asalkan dilakukan pelayanan medis. Bahkan segala kebutuhan administrasi sesegera mungkin dipenuhi asalkan diterima masuk.

“ Hari itu semuanya ikut merayakan HUT RI tidaklah mungkin surat menyurat rujukan didapat dengan cepat. Kami akan selesaikan administrasi tersebut setelah masuk IGD sebab kami tahu aturan juga, “ ujar Erwin.

Saat diputuskan keluar ruangan, paramedis membujuk untuk diperiksa tensi dan suhu tubuh. Kami sudah terlanjur kecewa dengan pelayanan disana lalu memilih keluar sambil mencari rumah sakit lain, “ujar Erwin.

Metrorakyat.com berupaya mempertanyakan model pelayanan RSU Hidayah tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Deli Serdang dr Ade Budi Krista. Jawabannya mengarah kepada regulasi BPJS.

Meski dijelaskan, saat bersamaan ada perayaan HUT ke-77 RI sehingga keluarga pasien bermohon persyaratan menyusul, dr Ade Budi Krista malah menyarankan menghubungi BPJS.

Inilah petikan wawancara tertulis dengan Kepala Dinas Kesehatan Deli Serdang, dr Ade Budi Krista

Metrorakyat.com (MR) :  Ijin gunakan waktu sejenak Pak Kadis guna meminta pendapat Pak Kadis tentang hal RSU tidak terima pasien BPJS.

dr Ade Budi Krista: RSU mana

MR: RSU Hidayah Deli Tua

dr Ade Budi Krista : Rasanya gak mungkin ya Dan silakan ty ke manajemennya

MR: Saya rasa juga begitu Pak Kadis ..tapi sudah menjadi konsumsi media.Sekarang tinggal Pak Kadis saya minta komentarnya.Maaf Pak Kadis saya kirim link beritanya ya … https://metrorakyat.com/2022/08/rsu-hidayah-deli-tua-tolak-pasien-bpjs/

dr Ade Budi Krista: Sptnya sesuai regulasi bpjs.Konfirmasi ke bpjs ya

MR: Sebagai Kadis Kesehatan Deli Serdang kira kira apa pendapat bapak dengan sikap rsu hidayah ini?

dr Ade Budi Krista: Saya pikir konfirm ke bpjs dulu ya. Makanya td di awal sy sampaikan. Tdk mungkin rs tdk mau melayani. Dan sdh dijelaskan manajemen. Jd ada regulasi yg hrs dipatuhi.

MR: Ok lah Pak .. tetapi sbg RS dibawah binaan Dinas Kesehatan Deli Serdang apakah tidak ada kebijakan soal syarat admin ? Apalagi saat bersamaan kita merayakan HUT RI semua instansi masih sibuk Pak. Kami rasa ini soal kemanusiaan Pak.Apa komentar bapak

dr Ade Budi Krista: Sdh dijelaskan penyakitnya bukan kasus emergency.

MR: Baik pak, ketika kami tanya syarat emergency gak dijelaskan juga pak kadis. Atau kalau ke RS harus emergency misalnya?

dr Ade Budi Krista: Coba bapak cermati jawaban rs nya tadi ya. Atau lebih kelas ty ke bpjs

MR: Coba bapak pantau sejenak …ini kondisi pasiennya (rekaman video dikirimkan)

dr Ade Budi Krista: Ya bapak peserta bpjs gak pak?. Sbg peserta kita semua wajib juga mengikuti aturan dr bpjs.Bukan sy yg menentukan nya

MR: Disambut pake tandu juga tidak … cocok kam rasa pelayanan begini

dr Ade Budi Krista: Kam tadi ty pendapat saya Sdh sy berikan ya

MR: Betul Pak saya setuju …tapi apa tidak bisa syaratnya segera menyusul sebab saat itu HUT RI.Sebagai pembina RSU di Deli Serdang saya juga ingin tau apakah begini standar pelayanan RS sekarang.

dr Ade Budi Krista : tidak ada jawaban.

Konfirmasi RSU Hidayah

Pejabat pelayanan medis (Yanmed) RSU Hidayah Delitua dr M Nurhidayat memberikan konfirmasi atas peristiwa penolakan pasien tersebut. Inilah Tanya jawabnya.

MR : Ada  yang ingin saya konfirmasikan kepada Bapak terkait adanya pasien BPJS yang tadi siang Rabu (17-08-2022) ditolak paramedis dirawat ke RS Hidayah. Informasi ini saya peroleh dari keluarga pasien dan ketika saya tanyakan ke 08116090275 (link BPJS) maka mereka sudah mengetahuinya. Jadi saya ingin konfirmasi kepada bapak sebagai petinggi RS Hidayah mengenai peristiwa ini.

dr M Nurhidayat  : Oooo Itu sdh di info ke pic n bpjs.Dan RS wajib mengikuti regulasi or aturan Bpjs….jika Rawat jalan ke PPK1 or klinik nya  n minta rujukan u ke rs kec emergency bisa langsung ke rs n di rawat or tindakan selanjutnya.Maka Pasien yg td..case nyatidak emergency jd di anjurkan ke ppk1 nya

MR : Tapi katanya kalau tidak bisa BPJS, mau mereka pasien umum juga ditolak

dr M Nurhidayat : Info nya mereka tdk  bersedia dan meminta u di rawat padahal case nya tidak emergency jd kami arah kan ke ppk1 u berobat memakai bpjs dan bisa ambil rujukan u ke poli

MR: Dan belum masuk IGD pun sdh disuruh keluar juga katanya.Ukuran emergency atau tidak apa ya Pak ? Kalau kondisinya seperti video kiriman keluarga ini ..belum emergency ya Pak? Ijin konfirmasi tambahan. Lalu yang standar emergency yang bagaimana ya Pak? Mohon penjelasannya. (video tersebut dikirimkan kepada pejabat Yanmed ini )

dr M Nurhidayat: Ini tdk mungkin ..krn kan sdh di periksa  maka tahu case emergency dan tidak

MR: Bgt ya Pak …. Kalau sudah ada pemeriksaan tentunya ada nama pasien tersebut tercatat di status IGD ya Pak … Boleh tahu siapa namanya ??

dr M Nurhidayat : Inti nya kami Rs tidak akan menolak pasien krn kami pun butuh ada pasien tapi harus lah sesuai prosedur  n regulasi bpjs jika  pasien peserta bpjs…krn jika tidak sesuai prosedur bpjs bisa tidak di bayar oleh bpjs.(MR/JB)

 

Admin Metro Rakyat News