Ditanya Awak Media Tentang Tupoksi Selaku Wagubsu dan Ketua Partai, Ini Penjelasan Musa Rajekshah
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah atau biasa dipanggil Ijek mengatakan persoalan tanggung jawab antara Gubsu dan Wakil Gubsu, sudah ada porsinya masing.
Ijeck menyadari posisinya sebagai Wakil Gubernur, dimana pun hadir atas perintah Gubernur mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Hal ini dijelaskannya usai menghadiri pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara, Ir.Arief Sudarto Trinugroho,MT di aula Tengku Rizal Nurdin Jalan Jenderal Sudirman No 41 Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan-Sumatera Utara, Jumat (19/8).
“Tentang apa yang terjadi di luar ini (soal ‘keretakan’ gubernur dan wakil gubernur), biarlah itu hak masing-masing yang menilai. Tapi sampai sekarang ini hubungan kami masih tetap baik. Dan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara tetap berjalan sesuai aturan, tupoksi dan tujuannya,” terang Ijeck.
Tentang statusnya sebagai Wagubsu dan juga sebagai Ketua Partai Golkar Sumut, Ijeck menjelaskan bisa memilah tupoksinya tersebut yang selama ini dianggap bisa menjadi ketimpangan dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Ya selagi tugas di pemerintahan tidak terganggu, saya di partai politik, Partai Golkar punya tanggung jawab membesarkan partai karena saya diamanahkan sebagai Ketua Golkar Sumatera Utara. Dan target kami jelas untuk memenangkan pemilu 2024. Dan kami tidak akan menyia-nyiakan waktu yang ada ini,” tegasnya.
Namun ketika didesak wartawan apakah pemimpin kader partai berlambangkan Pohon Beringin itu tidak tahu apa yang dilakukan kadernya, Ijeck menjawab bahwa persolan ini akan dipelajarinya.
“Ya nanti kita lihat aja,”ujar Ijek sembari tersenyum.(MR/Irwan)



