Perlahan Pamor Jokowi Dinilai Mulai Meredup

METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Pengamat politik sekaligus Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai pengaruh politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo mulai mengalami penurunan seiring munculnya berbagai kontroversi selama satu dekade kepemimpinannya.
Menurut Jerry, sejumlah persoalan yang mencuat di penghujung pemerintahan Jokowi turut memengaruhi citra politik mantan Wali Kota Solo tersebut.
Ia menyoroti beberapa kasus dugaan korupsi yang menyeret nama pejabat dan mantan menteri di era pemerintahan Jokowi, termasuk isu dana haji serta pengadaan Chromebook di sektor pendidikan.
“Publik mulai melihat banyak persoalan yang muncul di akhir masa pemerintahan Jokowi. Hal itu perlahan memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat,” ujar Jerry dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Jerry juga menyinggung besarnya utang negara yang meningkat selama pemerintahan Jokowi. Ia membandingkan jumlah utang pemerintah pada akhir masa jabatan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan kondisi saat pergantian pemerintahan menuju era Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi persepsi publik terhadap Jokowi. Menurutnya, proyek strategis nasional tersebut belum menunjukkan perkembangan signifikan meski telah menelan anggaran besar.
Jerry menilai pemerintahan Prabowo saat ini mulai mengambil arah kebijakan yang berbeda dengan sejumlah program yang dirancang pada era Jokowi. Kondisi itu, kata dia, membuat pengaruh politik Jokowi perlahan berkurang di lingkaran kekuasaan.
Di sisi lain, Jerry juga menyoroti rencana Jokowi yang disebut akan kembali melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia setelah kondisi kesehatannya membaik. Ia menduga langkah tersebut berkaitan dengan upaya membangun kekuatan politik menjelang kontestasi politik 2029, termasuk untuk mendongkrak elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia.
Namun demikian, Jerry menilai langkah tersebut tidak akan mudah. Ia menyebut tingkat elektabilitas PSI masih berada di bawah ambang batas parlemen berdasarkan sejumlah survei terbaru.
“Pengaruh Jokowi masih ada, tetapi tidak sekuat sebelumnya. Perlahan mulai meredup di pemerintahan saat ini,” kata Jerry.(MR/red)



