Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah Mewah di Grand Polonia, Tiga Nyawa Melayang, Dugaan Kebocoran Gas Disorot

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Ledakan dahsyat mengguncang kawasan elite Perumahan Grand Polonia, Kelurahan Suka Damai, Lingkungan 5, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7/2026) sore.
Satu unit rumah mewah milik seorang pengusaha ternama di Kota Medan berinisial C luluh lantak akibat ledakan tersebut. Tidak hanya menghancurkan bangunan, insiden maut itu juga memakan 7 korban dan merenggut nyawa pemilik rumah, ART, dan Baby Sister.
Ledakan terjadi Senin, sekitar pukul 15.31 WIB saat pemilik rumah dan penghuni lainnya tengah beraktivitas. Suara ledakan yang begitu dahsyat terdengar hingga ke sekitar lokasi dan menyebabkan sejumlah rumah di sekitarnya turut mengalami kerusakan.
Empat unit kendaraan mewah yang berada di sekitar rumah juga dilaporkan rusak parah akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Hingga Selasa sore, proses evakuasi dan pencarian korban masih dilakukan tim gabungan Basarnas, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta aparat kepolisian dari Polrestabes Medan.
Tim gabungan kembali menemukan satu jasad asisten rumah tangga (ART) yang tertimbun material bangunan. Sementara itu, satu korban lainnya masih dalam proses pencarian.
Sebelumnya, tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya sempat kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Dugaan Kebocoran Gas Jadi Sorotan
Di tengah proses evakuasi korban, dugaan kebocoran gas menjadi salah satu sorotan terkait penyebab ledakan dahsyat tersebut.
Informasi yang beredar menyebutkan ledakan diduga bersumber dari kebocoran pipa gas yang tertanam di bawah tanah di kawasan kompleks Grand Polonia.
Sejumlah sumber di lokasi juga menyebutkan adanya aroma gas yang tercium pascaledakan. Tim dari Perusahaan Gas Negara (PGN) disebut-sebut turut mendatangi lokasi bersama aparat kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terkait dugaan sumber ledakan.
“Sudah ada juga pihak dari PGN datang bersama tim dari kepolisian usai ledakan terjadi. Melalui alat yang mereka gunakan, dugaan sementara mengarah ke gas,” ujar sumber setempat.
Namun, informasi mengenai dugaan kebocoran gas tersebut hingga kini belum dapat dipastikan sebagai penyebab ledakan. Penyebab pasti insiden masih menunggu hasil investigasi resmi dari pihak berwenang.
PGN Bantah Pipa Gas Jadi Sumber Ledakan
Di tengah mencuatnya dugaan kebocoran pipa gas, manajemen PT PGN Tbk Medan memberikan klarifikasi.
Melalui keterangan tertulis yang disampaikan Kepala Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan, Senin (20/7/2026), PGN menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menewaskan sejumlah korban tersebut.
Agus mengatakan, prioritas utama PGN setelah kejadian adalah memastikan keamanan lokasi. Tim teknis dan tanggap darurat telah diturunkan untuk melakukan pengamanan, termasuk menghentikan sementara penyaluran gas serta memeriksa kondisi jaringan pipa gas di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil deteksi yang dilakukan tim PGN dan disaksikan pihak eksternal berwenang pada Senin malam, tidak ditemukan adanya kandungan gas metana atau gas bumi di lokasi kejadian.
“Pemeriksaan deteksi gas di lokasi kejadian, termasuk area lantai satu dan lantai dua rumah terkait, menunjukkan angka 0 ppm atau tidak terdeteksi adanya kandungan gas metana (gas bumi),” kata Agus dalam keterangannya.
Meski demikian, Agus menegaskan bahwa penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil investigasi resmi aparat berwenang.
“Kami terus berkoordinasi intensif dengan aparat dan pihak berwenang setempat guna memastikan penanganan di lapangan berjalan dengan baik dan memantau perkembangan situasi serta akan memberikan pembaruan informasi lebih lanjut,” ujarnya.
Publik Menanti Jawaban Penyebab Ledakan
Pernyataan PGN yang menyebut tidak terdeteksi kandungan gas metana di lokasi semakin menambah tanda tanya di balik ledakan maut tersebut.
Di sisi lain, dugaan awal mengenai kebocoran gas sempat mencuat setelah adanya informasi mengenai aroma gas di sekitar lokasi kejadian.
Kini, publik menunggu hasil investigasi menyeluruh dari aparat penegak hukum dan pihak terkait untuk mengungkap penyebab sebenarnya dari ledakan dahsyat yang menghancurkan rumah mewah tersebut.
Apakah ledakan benar-benar berkaitan dengan kebocoran gas, atau ada faktor lain yang menjadi pemicunya?. Jawaban atas pertanyaan itu diharapkan dapat terungkap secara transparan melalui hasil investigasi resmi.
Sebab, di balik puing-puing rumah mewah yang luluh lantak, banyak nyawa yang melayang dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban (MR/Irwan)
