Dibentak Saat Rapat Bahas Kelompok Sadar Wisata, Sikap Oknum Perangkat Desa MS Disesalkan
METRORAKYAT.COM, SIAK – Dibentak dan serasa diinterogasi saat dilangsungkan rapat evaluasi Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis, Aprizal meradang. Disaat majunya perkembangan Pujasera Wisata Pelabuhan Feri tersebut, pria yang di percaya menjadi Ketua Pokdarwis terhenti. Hal itu dikarenakan pengganti posisi dirinya sudah diamanahkan kepada pengurus yang baru.
“Ya mungkin pak karena Aprizal itu adalah pengurus yang dibentuk penghulu yang lama, maka diganti. Ya mau apalagi. Akan tetapi, rapat evaluasi itu maunya menimbang segala sesuatu. Pengurus di sana kan sudah ada lima tahun lamanya. Izin BOB mereka juga yang urus, semenisasi dari hasil CSR juga sudah diupayakan. Ya mereka itu sudah ada prestasi,” ujar salah seorang pedagang di Pujasera Feri dan meminta namanya tidak dicantumkan, Minggu (13/2/2022).
Informasi yang diterima awak media menyampaikan, bahwa Aprizal mengalami perlakuan tidak etis saat Aprizal ditanyai oleh oknum perangkat desa berinisial MS, terkait pertanggungjawabannya tentang Pokdarwis.
“Si MS itu nanyanya kayak membentak Aprizal. Kami ada disitu, saya, penghulu, RT, Bhabinkamtibmas. Saya rasa lebih beradab dan sopan bilamana pertanyaan dilakukan dengan persuasif, bukan menunjukkan kearoganan. Aprizal itu jauh lebih tua dibanding usia MS. Paling tidak bertata krama yang baiklah,” kata salah seorang anggota Bapekam dan juga meminta namanya tidak dicatut.
Menurut anggota Bapekam yang menyaksikan peristiwa itu, Aprizal layaknya seperti orang yang melakukan kesalahan dan diinterogasi. Bahkan, saat kejadian pada Jumat dua pekan lalu itu, Bhabinkamtibmas sempat melakukan teguran kepada oknum MS agar berlaku sopan.
“Dia memperlihatkan sikap yang tidak pantas didepan kami. Penilaian saya seperti itu. Bahkan, Bhabinkamtibmas juga menegur yang bersangkutan agar sopan dan jangan bicara membentak. Karakter Aprizal kan bicaranya pelan suaranya saat rapat. Karena nggak pakai mikropon. Karena gak kedengaran suaranya, oknum MS langsung membentak kata dia ‘Omongnya keras, jangan ngangguk-ngangguk’,” ungkapnya.
Ditempat terpisah, Camat Tualang Zalik Effendi saat dikonfirmasi belum mengetahui hal tersebut. Camat berjanji akan memanggil penghulu setempat terkait keluhan warga.
“Belum dapat laporan dari penghulu lagi besoklah saya panggil penghulunya ya,” kata Camat Tualang. (MR/RED)
