Zulfa Husna Layani Pengunjung dengan Senyum  

Zulfa Husna Layani Pengunjung dengan Senyum  
Bagikan

METRORAKYAT.COM, DELISERDANG – Zulfa Husna (18) warga Desa Denai Lama merasa bersyukur telah direkrut pengelola kuliner Pasar Kamu Kawan Lama untuk menjadi bagian pekerja di pekan kuliner tersebut.

Ini di katanya pada awaq media, Minggu (13/2/2022) di pekan kuliner tersebut.Zulfa Husna yang saat ini masih berstatus pelajar di Smansa Pantai Labu kelas 12 MIA I , mengatakan baru dalam minggu ini dia bergabung di pekan kuliner Kawan Lama sebagai petugas pemberi nomor antrian pembelian tempu.

Dihunjuk sebagai petugas pemberi nomor antrian, saya sangat berterima kasih dan berusaha untuk memberi pelayanan terbaik kepada pengunjung yang ingin membeli tempu agar bisa cepat dapat dan langsung bisa menikmati kuliner yang ada disini, katanya.

Saya layani pengunjung dengan senyum dan keramahan agar para pengunjung betah dan berulang kali datang ke wisata kuliner ini nantinya.

Karena membuat senang dan nyaman para pengunjung yang datang merupakan arahan dari pengelola. Desa Denai Lama ini desa nya sudah terkenal dengan kuliner nya walaupun belum pernah singgah ke kawan Lama ini tetapi Menteri Pariwisata Ekonomi kreatif Sandiaga Uno dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sudah pernah datang ke desa ini,ujarnya.

Jadi tugas kami juga sebagai generasi muda untuk terus berkarya membantu agar desa wisata di Desa Denai Lama ini maju dan lebih terkenal sampai ke seluruh Indonesia, paparnya.

Jadi saya mengucapkan terima kasih pada pengelola kuliner Pasar kamu kawan Lama yang telah mengajak nya bergabung dan saya akan tetap layani pengunjung dengan senyum dan keramahan,tutup nya.

Sementara itu pengelola Dedi Sopian mengatakan Kuliner Kawan Lama ini sudah beroperasi 16 bulan. Dalam Minggu ini kita lakukan beberapa perubahan dengan tujuan untuk kenyamanan kemudahan Para pengunjung , katanya.

Salah satu perubahan tempat pembelian Tempu (koin) saat ini kita buat terpusat yang sebelumnya terpencar di tiga titik,sebutnya.

Jadi untuk mengatur para pengunjung yang ingin membeli tempu ,ya kami merekrut satu orang petugas pemberi Nomor antrian agar teratur membeli tempu di loket kasir yang berjumlah tiga loket .

Selain itu stand -stand tempat berjualan pun mengalami perubahan ,dahulu di stand stand ini para pengunjung yang disabilitas atau memakai kursi roda tidak dapat membeli kuliner secara dekat ke stand karena agak sempit .

Kali ini setelah kami memperlebar lokasi para pengunjung yang disabiltas dan yang memakai kursi roda bisa langsung ke stand dan melihat-lihat apa yang ingin di beli,kata Dedi.

Intinya perubahan ini untuk menjadikan kuliner ini ramah terhadap penyandang Disabilitas dan para lansia.

Di tambahkan Dedi Sopian , saat ini toilet di kuliner ini masih ada dua tempat , ini memang terlihat kurang ,namun berkat turun nya CSR dari Bank Sumut kemungkinan besar sebulan kedepan di Kuliner kawan Lama ini di tambah tiga tempat lagi yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan,sebutnya.

Di bangunan Toilet Bantuan CSR Bank Sumut juga di buat toilet khusus buat penyandang disabilitas yang memakai kursi roda bisa langsung masuk ke kamar toilet tersebut. Ini juga untuk menjadikan tempat ini tempat yang ramah bagi penyandang disabilitas,papar Dedi.

Semoga dengan adanya perubahan di beberapa bagian akan menjadikan pekan kuliner Pasar kamu kawan Lama ini lebih di senangi dan menjadi tujuan wisata para pengunjung ,tutupnya.(MR/ID)

 

Admin Metro Rakyat News