Jaksa Agung RI Melantik Wakil Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, dan Jaksa Agung Muda Pengawasan
METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Jaksa Agung RI, Burhanuddin mengambil Sumpah dan melantik Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, dan Jaksa Agung Muda Pengawasan, Senin (10/01/2022) di Auditorium Lantai 10 Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kejaksaan Agung.
Hadir dalam upacara pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut, Ketua Komisi Kejaksaan RI Dr. Barita Simanjuntak, S.H., M.H., CFrA., Jaksa Agung Muda Pembinaan Dr. Bambang Sugeng Rukmono, SH. MH, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Dr. Fadil Zumhana, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Feri Wibisono, SH. C.N., Jaksa Agung Muda Pidana Militer Mayjen TNI. Anwar Saadi, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI Tony T. Spontana, SH. M.Hum, para Staf Ahli Jaksa Agung serta Pejabat Eselon II, Eselon III, dan Eselon IV di Lingkungan Kejaksaan Agung serta para Kepala Kejaksaan Tinggi dan jajaran, para Kepala Kejaksaan Negeri dan jajaran, para Kepala Cabang Kejaksaan Negeri dan jajaran di seluruh Indonesia secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.
Pengambilan sumpah, pelantikan, dan serah terima jabatan Wakil Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, dan Jaksa Agung Muda Pengawasan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 180/TPA Tahun 2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan, dari dan dalam jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Dan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 181/TPA Tahun 2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang pengangkatan pejabat pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Adapun pejabat Eselon I yang dilantik yaitu: Dr. Sunata, SH. MH. sebagai Wakil Jaksa Agung Repubik Indonesia;
Dr. Amir Yanto, SH. MM. MH. CGCAE sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen;
Dr. Febrie Adriansyah, SH. MH. sebagai Jaksa Agung Muda Tndak Pidana Khusus;
Dr. Ali Mukartono, SH. MH. sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan;
Jaksa Agung menyampaikan bahwa kegiatan prosesi mutasi dan promosi, adalah suatu hal yang wajar dalam roda perputaran organisasi, sebagai suatu kebutuhan institusi untuk lebih meningkatkan optimalisasi kinerja.
Setiap tugas dan jabatan yang diberikan merupakan sebuah kepercayaan yang membawa konsekuensi amanah dan tanggung jawab, untuk dilaksanakan dengan penuh kesungguhan, kerja keras, dan keikhlasan. Sebuah jabatan dan kewenangan yang diemban, hendaknya diniatkan sebagai ladang amal pengabdian untuk melakukan sesuatu yang terbaik, dan memberikan manfaat besar bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“ Pengajuan dan pengangkatan seseorang untuk menduduki jabatan teras di lingkungan Kejaksaan Agung ini, tiada lain merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan dan eksistensi organisasi atas dasar pertimbangan yang matang, terukur, dan objektif, dengan memperhatikan berbagai aspek, prestasi, dedikasi, loyalitas dan integritas. Saya yakin dipundak saudara, akan banyak catatan tinta emas dan torehan prestasi yang membanggakan, yang akan menjadikan institusi Kejaksaan yang kita cintai ini menjadi semakin baik citranya, terjaga marwahnya, dan memiliki tingkat kepercayaan publik yang tinggi,” ujar Jaksa Agung.
Jaksa Agung menyampaikan, susunan pejabat yang dilantik ini adalah sebuah formasi baru yang saya harap dapat bekerja secara solid. Soliditas merupakan kunci kekuatan institusi Kejaksaan, yang merupakan pengejawantahan terhadap prinsip ” Kejaksaan adalah satu dan tidak terpisahkan ” ( een en ondelbaar ) dimana salah satu ciri khas soliditas kinerja adalah bekerja secara team work.
“ Penyelesaian suatu perkara kerap kali harus melibatkan lintas bidang, sehingga tidak boleh ada ego sektoral. Dalam bekerja, kita tidak dapat bekerja sendirian maupun bekerja secara sendiri-sendiri. Setiap bidang harus dapat berkolaborasi yang akan saling mendukung dan saling melengkapi untuk satu tujuan bersama yaitu kepentingan institusi,” sebut Jaksa Agung.
Di katakan Burhanuddin, disamping pentingnya sinergitas dan kolaborasi antar bidang tersebut, perlu juga menjalin hubungan kerja sama dengan pihak-pihak terkait di luar instansi. Kerja sama sangat dibutuhkan dalam optimalisasi dan efisiensi pelaksanaan tugas Kejaksaan, terlebih dalam menghadapi beragam tantangan penegakan hukum. Oleh karenanya, harus dibangun hubungan yang harmonis dan sistematis dengan para pihak, terkait dalam rangka suksesnya pelaksanaan tugas.
“ Dalam kesempatan ini, tidak lupa saya ingatkan kepada saudara untuk senantiasa dapat memberi contoh ketauladanan yang baik, dalam bekerja dengan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, profesionalitas, dan kesahajaan,” pesan Jaksa Agung.
Dijelaskannya, Nilai integritas akan memberikan batasan tentang boleh atau tidaknya suatu perbuatan untuk dilakukan. Nilai profesionalitas akan memberikan batasan tentang aturan hukum yang harus dilaksanakan. Bekerja secara profesional menjadi kunci dalam memadukan ketegasan dan rasa humanis. Dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.
Setiap Jaksa harus memiliki sikap tegas dan humanis. Ukuran tegas dalam menegakkan hukum adalah ketaatan pada aturan yang harus mampu memadukan aturan dan hati nurani, dalam penerapan sanksi pidana yang akan diberikan. Setiap sanksi yang dijatuhkan harus mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat.
Tentang nilai kesahajaan dijelaskan Jaksa Agung, yang mencerminkan nilai kesederhanaan. Kesahajaan akan dapat menyadarkan jika pada hakekatnya pelayan publik yang harus berperilaku dan berpenampilan sederhana.
Penerapan nilai-nilai integritas, profesionalitas, dan kesahajaan dalam setiap pelaksanaan tugas adalah benteng pertahanan, yang akan menyelamatkan diri dari perbuatan tercela yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan institusi,” bekerja tanpa nilai integritas, profesionalitas, dan kesahajaan sama halnya bekerja tanpa hati nurani, dan saya tidak akan memberikan toleransi bagi siapa saja yang menyalahgunakan jabatan, untuk mencari keuntungan pribadi karena institusi harus terus tumbuh menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” tegas Jaksa Agung.
Mengakhiri arahannya, Jaksa Agung kembali mengingatkan, agar senantiasa menjadi tauladan yang dapat memberikan contoh dan motivasi yang baik bagi segenap jajaran, untuk selalu memberikan kontribusi positif bagi institusi,” bekerjalah secara solid dan team work, sebagai satu kesatuan yang saling menguatkan, saling melengkapi, dan saling menyempurnakan, dalam mencapai tujuan yang telah direncanakan dengan tepat”, pesan Jaksa Agung.
Tak lupa ucapan terima kasih di diberikan oleh Jaksa Agung kepada pejabat lama yang selama ini telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh pengabdian, ” saya mengucapkan terima kasih, dimanapun saudara ditempatkan, tetaplah semangat bekerja dan berkarya dalam memberikan kontribusi positif untuk Kejaksaan. Ide-ide cermelang dan karya inovatif saudara tetap kami butuhkan untuk bersama-sama membangun dan meningkatkan citra Kejaksaan,” ujar Jaksa Agung.
Jaksa Agung juga menyampaikan penghargaan tinggi kepada ibu-ibu yang selama ini dengan setia, tekun, dan sabar telah mendampingi dan menjaga para suami selama menjalankan pengabdian dan penugasannya,” atas nama pimpinan Kejaksaan saya menaruh hormat dan apresiasi yang sangat mendalam, kepada ibu-ibu yang selama ini dengan setia, tekun, dan sabar telah mendampingi dan menjaga para suami selama menjalankan pengabdian dan penugasannya”, ucap Jaksa Agung.
Terakhir, Jaksa Agung mengucapkan selamat bertugas kepada pejabat yang baru dilantik,” atas nama pribadi maupun atas nama pimpinan Kejaksaan, saya mengucapkan selamat bertugas, disertai penghargaan dan apresiasi atas kinerja yang telah dicapai sebelumnya. Saya yakin penempatan saudara-saudara pada posisi yang baru ini, akan semakin memberikan nilai tambah dan manfaat bagi kemajuan lembaga kita,” ucap Jaksa Agung Upacara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dan sebelumnya telah dilaksanakan swab antigen.(MR/Rahmad).
