David Roni G Sinaga Terharu Melihat Anak Kurang Gizi di Gg.Sumatera, Beri Bantuan Tali Asih
METRORAKYAT.COM, MEDAN -Mendapat kabar dari salah seorang teman wartawan, bahwa ada seorang anak perempuan berusia 6 tahun bernama Adinda Aurisa Sinaga penderita stunting (Gizi Buruk). Laporan ini langsung ditindaklanjuti oleh Anggota DPRD Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, David Roni Ganda Sinaga, dengan mendatangi kediamannya, di Jalan SM Raja Gg Sumatra No 44 Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota, Kamis, (23/12).
“Saya mendapat informasi tersebut sekitar jam 10 pagi, saya suruh staf langsung mengecek ke lokasi. Dan benar, Adinda A Sinaga anak pasangan Yudi A Sinaga dan Yusrida br Lubis menderita stunting (Gizi Buruk), yang harus dibantu secepatnya. Sebab kondisinya sangat lemah dan memprihatikan,” ucap David kepada wartawan.
Dikatakannya, akibat tidak mempunyai kartu BPJS Kesehatan, sehingga Adinda Aurisa Sinaga tidak bisa dibawa berobat secara intensif ke Klinik, Puskesmas ataupun ke Rumah Sakit.
“Sangat miris melihat kondisinya, tinggal di rumah kost berdinding papan, ditengah perkotaan namun luput dari perhatian pemerintah kota Medan. Saya minta kolaborasi Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk mengakomodir nama Adinda dan ibunya sebagai penerima bantauan BSP dan PKH, maupun penerima kartu BPJS kesehatan gratis,” jelas David Roni.
Anggota Komisi IV DPRD Medan ini, terharu ketika melihat fisik Adinda Sinaga. Dihadapan Kepala Lingkungan IV Rospita br Marpaung dan warga, langsung menghubungi Kadis Kesehatan Kota Medan Mardohar, untuk meminta penanganan serta perawatan kesehatan lebih lanjut buat Adinda A Sinaga.
“Kita dengar bersama percakapan saya dengan Kadis Kesehatan. Dan beliau berjanji, akan segera mengirim petugas Puskesmas. Untuk membantu biaya hidup dan membeli makanan bergizi, hari ini saya menyerahkan bantuan uang tunai kepada ibu Yusrida Lubis. Dan dari sisi medis, pihak dinas Kesehatan melalui Puskesmas yang mengurusnya,” ujar David Roni.
Sementara itu, menurut Kepala Lingkungan IV Rospita br Marpaung, bahwa Yusrida br Lubis bersama anak-anak nya hidup terpisah dengan suaminya.
“Suaminya terpaksa bekerja merentau ke Siantar menjadi buruh bangunan. Kurang lebih 5 bulan sejak ditinggal bapaknya inilah kondisi Adinda memburuk. Karena ibunya harus bekerja guna menambah biaya kebutuhan sehari-hari mereka. Sehingga Adinda tidak terurus dengan baik, termasuk asupan gizinya,” terang Keplling Rospita.
Hal yang luar biasa dari kunjungan tersebut, David Roni yang merupakan Ketua DPD BAPERA kota Medan ini, didampingi beberapa pengurus BAPERA, tanpa sungkan langsung mengambil Adinda dari pangkuan ibunya dan langsung menggendongnya.
“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama umat manusi. Yang mana, ini sejalan dengan instruksi partai, dan BAPERA yang peduli terhadap masyarakat kecil (Wong Cilik),” pungkasnya. (MR/red)
