oleh

Sidang Lanjutan Kasus 242 KUHP Pendulangan Emas Diduga Tak Bisa Dibuktikan Saksi

METRORAKYAT.COM, LANGKAT – Dalam Sidang lanjutan perkara dugaan Keterangan palsu dalam persidangan Ra br. Sitepu dengan nomor pekara : 409/pid.B/2021/PN Stb. Dengan agenda mendengarkan keterangan 4(empat ) orang saksi di ruang Cakra Pengadila Negeri Stabat, selasa(14/09/2021).

Sidang Perkara Nomor : 409/Pid.B/2021/PN Stb, yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, As’ad Rahim Lubis, S.H, M.H, berlangsung menarik dengan menghadirkan saksi, Rumondang Siregar, S.H, M.H, Paksa Br Sembiring, Siti Derhana br ginting, Mariana br Sitepu.

Sebagai Saksi fakta,Rumondang Siregar mengatakan “dasar penetepan  Ra. Br sitepu melanggar KUHP 242 karena mendengar kesaksian saksi-saksi pada persidangan susisusanti terkait investasi pendulangan emas dan Penetapan Hakim disidang perkara sebelumnya.

Kesaksian paksa br sembiring ,Siti Derhana  majelis Hakim sempat marah karena , saksi mengatakan tidak tau dengan penetapan Ra dalam kasus ini,Hakim ketua As’ad Rahim Lubis S.H,M.H, meminta saksi melalui JPU, Viktor untuk membuktikan keterangan palsunya dimana, kan sia-sia sidang ini memakan waktu kalau tidak tau, makanya kita yang beradadi ruang sidang ini,harus bersyukur jangan terlalu tamak sehingga kasus seperti ini tidak terjadi ujarnya dengan nada kesal.

Menurut para saksi mereka hanya berpegang pada penetapan putusan Majelis Hakim saat sidang perkara kasus sebelumnya, sedangkan saksi paksa mengatakan berada  diluar sidang, terkait  penetapan Ra sebagai tersangka.

Tim Penasihat Hukum terdakwa Ra Edi Perwira Ginting S.H,M.H, Ftriadi Gunawan S.H, Angga Satria S.H. Dr kantor Pengacara Bg Ginting dan rekan menanyakan kerugian yang di derita saksi sehingga Ra di tetapkan keterangan palsu, dan saksi menjawab tidak ada, hanya karena Ra tidak mengakui telah menerima fee, selanjutnya dengan fee yang di maksud dan keterlibatan Ra dalam usaha mendulang emas, saksi tak  dapat menjelaskan.

Dalam kesaksianya Mariana Br Sitepu  menerangkan terkait penetapan serta pelaporan Ra br Sitepu  dugaan keterangan palsu di bawah sumpah berdasarkan Keterangan Susi Susanti, tersangka dalam persidangan kasus mendulang emas mengatakan uang yang dari para saksi diberikan semua pada  Ra dan Sb br Sitepu tidak di akui keduanya.

Selanjutnya, Mardiana menjelaskan tidak pernah bertemu dan bertanya langsung terkait fee yang di berikan Susi susanti kepada Ra dan Sb, baik kaitan dengan bisnis mendulang emas maupun terkait hutang piutang menjawab pertanyaan JPU.

Menjawab pertanyaan Penasehat Hukum Ra terkait B.A.P  saksi  yang isinya sama persis baik titik komanya, mardiana br sitepu menuturkan pembuatan B.A.P dilakukan secara bersama hingga larut malam.

Kemudian Majelis Hakim meminta  Susi Susanti untuk di hadirkan sebagai saksi, pada sidang selanjutnya  Rabu (22/09/2021) jam 9:00 Wib, sekalian saksi ade charge. Sidangpun di tutup. (MR/yo)

Breaking News