Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematangsiantar Bersama Damkar Kota Siantar Laksanakan Sosialisasi Antisipasi Kebakaran di Lapas
METRORAKYAT.COM, SIMALUNGUN -Masih segar dalam ingatan kita peristiwa kebakaran yang menimpa Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanggerang beberapa waktu lalu yang merenggut nyawa 41 orang warga binaan.
Atas peristiwa tersebut membuat lapas kelas IIA Pematangsiantar termotivasi untuk semakin berbenah.
Sebagai langkah kongkret, Kalapas Rudy Fernando Sianturi, A.Md.I.P, S.H langsung memberi arahan dan penguatan terhadap jajarannya dalam hal pengawasan dan pengamanan terutama dalam hal instalasi listrik dengan tujuan menghindari korsleting yg bisa menyebabkan bahaya atau insiden kebakaran. Dan bersama-sama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pematangsiantar menggelar kegiatan Sosialisasi Antisipasi Kebakaran yang dipusatkan di halaman depan lapas kelas II A Pematangsiantar Jalan Asahan km 7 Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, Selasa, (14/9/2021).
Dalam acara tersebut Rudy menyampaikan, “Ini merupakan bekal dasar bagi petugas dalam melaksanakan tugas apabila terjadi kebakaran sebagai pertolongan/tindakan awal, baik di tempat tugas maupun di rumah”.
“Kemudian ini juga dapat menjadi bekal dalam hal mencegah terjadinya insiden kebakaran di dalam lapas”. Tambah Kalapas.
Sementara Kepala Bidang Kebakaran Kota Pematangsiantar Drs. Jhosua Sihalolo melalui Kasi Penyuluhan dan Bantuan Teknik Pemadaman Kota Pematangsiantar Drs. S. Manurung memberi arahan kepada peserta betapa pentingnya pengetahuan dasar dalam hal pemadaman Api Ringan dengan cara menggunakan alat tradisional maupun Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Selesai memberi pengarahan Kalapas didampingi petugas Damkar ikut langsung mengaplikasikan simulasi pemadaman api.
Acara sosialisasi berjalan dengan baik dan lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Diakhir kegiatan tak lupa Kalapas berterima kasih kepada Damkar Kota Pematangsiantar yang telah membantu dan memberikan pengetahuan sebagai bekal dasar dalam pencegahan dan pemadaman api ringan, sehingga petugas lapas mengerti dan memahami penanganan dan langkah yang harus di lakukan ketika terjadi insiden kebakaran.(MR/Rel/Red)
