oleh

Fraksi Gerindra: RPJMD Kota Medan Harus Menjadi Acuan Bagi Pemko Medan Dalam Membangun Kota Medan Lima Tahun Kedepan

METRORAKYAT.COM, MEDAN –  Fraksi Gerindra meminta agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Medan dapat menjadi acuan bagi pemerintah kota Medan dalam membangun kota Medan untuk lima tahun kedepan. RPJMD kota Medan harus disesuaikan dengan tujuan visi dan misi yaitu terwujudnya masyarakat kota Medan yang berkah dan kondusif.

Fraksi Partai Gerindra juga berharap agar keamanan dan kenyamanan masyarakat terhadap tindak kriminalitas/kejahatan berupa begal, pencurian yang sedang marak-maraknya di kota Medan harus segera d tindak tegas, dan adanya upaya pencegahan, apalagi ditengah pandemic Covid-19 dikawatirkan banyak masyarakat yang mengambil Jalan pintas untuk melakukan tindak kejahatan sehingga merugikan dan ketakutan bagi masyarakat.

Demikian dibacakan oleh anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra Kota Medan, Dedy Aksyari Nasution, ST saat membacakan Pemandangan Umum Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan Terhadap Nota Pengantar Oleh Kepala Daerah Atas Ranperda Kota Medan Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Medan Tahun 2021 – 2026. Senin (26/7) di gedung Paripurna DPRD Kota Medan.

“RPJMD Kota Medan 2021 – 2026 harus juga fokus dibidang pembangunan infrastruktur sebagai kota Metropolitan. Infrastruktur kita masih minim dan itu harus di tingatkan. Intinya jangan sampai RPJMD nya lebih besar namun Pemko Medan kesulitan dalam mengimplementasikannya,”kata Dedy.

Untuk itu, menjaga konsistensi implementasi RPJMD tersebut. Pemko Medan diharapkan merencanakan setiap tahapan yang ditetapkan menjadi tema pembagunan kota Medan di setiap tahunnya.

“ Kami dari Fraksi Gerindra menyarankan agar dengan begitu banyak dan mulianya misi, tujuan dan sasaran yang hendak dicapai lima tahun kedepan. Maka perlu adanya perencanaan matang dalam implementasi perda tersebut,”terangnya.

Sehingga sambung anggota Komisi IV DPRD Kota Medan ini lagi, nantinya dalam berbagai kegiatan alokasi dana, sehingga lebih efektif dan efisien. Selain itu, monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan yang direncanakan dalam ranperda perlu di tingkatkan, agar seluruh kegiatan tersebut nantinya dapat diselesaikan tepat waktu, tepat guna, tepat sasaran, akuntabel dan berkualitas.

“Berdasarkan pantauan kami, bahwa forum Musrembang telah berhasil merumuskan berbagai indikasi Program dari masing-masing misi pembangunan yang di tetapkan seluruh saran dan masukan yang disampaikan dapat menjadi masukan penting dalam pemuktahiran arah dan kebijakan umum pembangunan Kota Medan sampai tahun 2026,”sebutnya lagi.

Ditambahkan lagi, pemerintah Kota Medan harus punya spirit, komitmen dan semangat yang tinggi untuk dapat menyusun rencana Pembangunan Kota Medan harusnya punya spirit, komitmen, dan semangat yang tinggi untuk dapat menyusun rencana pembangunan Kota Medan jangka menengah yang semakin terpadu, aspiratif dan terintegrasi. Kemudian adanya kesepakatan bersama berdasarkan azas  mufakat dan musyawarah Stakeholder Pembangunan yang mengikuti forum RPJMD tersebut.

“ Sebagai potensi dan sumber daya pembangunan kota, berbagai dukungan dan partisipasi yang telah diberikan segenap pelaku pembangunan kota patut kita hargai dan berikan apresiasi sebesar-besarnya,”ucapnya lagi.

Selanjutnya, Fraksi Gerindra juga menilai didalam prioritas pendidikan juga tidak boleh tidak diutamakan, hal ini diperlukan agar dapat meningkatkan daya saing pendidikan warga kota Medan sehingga dapat mengantisipasi melonjaknya pengangguran akibat lemahnya daya saing  pendidikan warga kota Medan.Terkait isu-isu strategis dalam RPJMD ini, fraksi Gerindra menilai agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan secara tepat dan mencakup seluruh kalangan.

“ Perlu adanya pengkajian yang mencakup aspek social, ekonomi, agama dan budaya,”ungkapnya.(MR/wan)

Breaking News