Dana BUMDes Gampong Jawa Diduga Digunakan Hanya Untuk Memperkaya Perangkat  Desa Dan Kolega

Dana BUMDes Gampong Jawa Diduga Digunakan Hanya Untuk Memperkaya Perangkat  Desa Dan Kolega
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Badan usaha milik desa (BUMDes) diperuntukkan agar dapat membantu warga masyarakat dalam urusan perekonomian keluarga. Namun hal tersebut tidak demikian adanya dengan BUMDes di Gampong (Desa) Jawa Kecamatan Langsa Kota Kota Langsa Provinsi Aceh, Pasalnya dana BUMDes tahun anggaran 2019 diduga dipergunakan untuk kepentingan perangkat Desa dan koleganya.

Pihak Inspektorat Kota Langsa telah melakukan pemeriksaan terkait dugaan BUMDes Bina Karya Mandiri Gampong (desa) Jawa yang di duga dipergunakan kepentingan pribadi perangkat Gampong dan kolega tersebut tapi saat warga mempertanyakan Inspektorat.

“Pihak inspektorat tidak bisa memberikan statemen terkait hasil pemeriksaan para pengurus BUMDes,” kata warga narasumber media ini, Rabu (7/7/2021).

Menurut warga, dana Sesuai dengan data warga peroleh ini, menunjukan bahwa besaran dana Desa untuk Penyertaan Modal BUMDes Bina Karya Mandiri Gampong Jawa pada tahun 2019 adalah sebesar Rp 403. 793. 500 ( empat ratus tiga juta tujuh ratus sembilan puluh tiga ribu lima ratus rupiah ).

‘Yang sudah di peruntukan Sarana dan Prasarana Kantor Rp 46. 432.000 juta. Modal Aset Las disalurkan kepada Tamrin Rp 11. 805.000 juta. Penyertaan Modal Hamdani Wakil Tuha Peut Rp 20.000.000 juta. Modal Aset Kambing di salurkan kepada Imam Chik Gampong Jawa Tgk Irwansyah Rp 11.865.000 juta. Modal Unit Fiber Bot di salurkan kepada Doli Ketua BUMDes Rp 34.911.000 juta. Penyertaan Modal Dorsmer Ihsan di salurkan kepada ketua pemuda setempat, Rp 18.000.000 juta. Biaya Pembuatan Staling dan tenda di salurkan kepada Geuchik Gampong Jawa Syahrul Rp 50.000.000 juta. Modal Unit Udang Lopster di salurkan kepada Muhammad Aulia akrab di sapa Pak Ul Rp 5.461.000 juta. Penyertaan modal CV. PETU GAJAH kepada M. Yunus Rp 100.000.000. juta,”sebutnya.

Keseluruhan anggaran yang sudah di salurkan oleh ketua BUMDes Bina Karya Mandiri, Doli Mansyah Siregar diduga kuat telah memperkaya perangkat dan kolega nya, hal tersebut terbukti pada laporan Pertanggung jawaban anggaran BUMDes terlihat penyaluran dana BUMDes dari unsur perangkat Gampong dan orang – orang terdekat Ketua BUMDes.

“Nyaris bagi masyarakat miskin, tidak dapat bagian dana BUMDes dari program simpan pinjam yang di lakukan oleh ketua BUMDes sebagai akal – akalan saja,” ucap Narasumber.

Dan warga mengatakan, dana BUMDes yang sudah di salurkan kepada nama – nama yang tersebut di atas belum ada kejelasan. Begitu juga yang katanya sudah di pemeriksa oleh Inspektorat Kota Langsa tidak ada kabar hilang begitu saja.

Sementara warga sudah ada yang di panggil oleh Inspektorat untuk menjadi saksi dan di ambil keterangan atas dugaan kuat penyelewengan pengelolaan dana BUMDes Gampong Jawa yamg di lakukan oleh Ketua Doli Mansyah Siregar dan orang terdekat nya.

Media ini juga melakukan penelusuran dengan mendatangi Kantor Inspektorat Kota Langsa yang berada di jalan Medan – Banda Aceh Gampong Matang Seulimeng, untuk konfirmasi terkait hasil pemeriksaan terhadap BUMDes Bina Karya Mandiri Gampong Jawa, namun, berulang kali di datangi Kepala Inspektorat, Syahrial tidak pernah berada di kantornya.

Begitu juga saat dilakukan konfirmasi melalui seluler WhatsApp, juga tidak digubris. Sampai berita ini di terbitkan belum mendapatkan konfirmasi dari Inspektorat. (MR/DANTON)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.